KARANGASEM, BALI EXPRESS – Bulan November ini kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Karangasem meningkat.
Bahkan dari awal bulan hingga Selasa (28/11), sebanyak10 orang meninggal dunia akibat lakalantas.
Terbaru, kecelakaan lalulintas yang menyita perhatian publik terjadi di wilayah Banjar Dinas Sigar, Desa Nongan, Rendang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan beberapa penumpang mengalami luka-luka.
Jika dihitung sejak awal tahun, korban meninggal dunia karena lakalantas di Karangasem mencapai 36 orang.
Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 43 orang.
Namun kasus lakalantas mengalami peningkatan cukup signifikan.
Tercatat, selama 12 bulan pada tahun 2022, ada sebanyak 177 kasus, sedangkan tahun 2023 yang baru terhitung 10 bulan sudah ada 538 kasus.
Kasat Lantas Polres Karangasem AKP I Komang Sapta Pramana dikonfirmasi, Selasa (28/11) menjelaskan, meningkatnya kasus lakalantas di Karangasem lantaran seluruh peristiwa tersebut dibuatkan laporan polisi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, apabila terjadi kecelakaan lalulintas tunggal, tidak dibuatkan laporan polisi.
"Kalau dulu cukup diperlukan surat keterangan kecelakaan dari unit laka untuk klaim BPJS. Kalau sekarang, harus ada laporan polisi," jelasnya.
Mencegah semakin banyaknya kasus lakalantas di Karangasem yang mengakibatkan korban jiwa, AKP Sapta melakukan beberapa upaya.
Salah satunya melakukan penjagaan di jalan dan menyambangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada anak-anak.
Editor : Nyoman Suarna