Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jasamarga Bali Tol Bentuk Satgas Hadapi Peningkatan Mobilitas Libur Nataru

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 22 Desember 2023 | 14:54 WIB

 

Satgas Jasamarga Bali Tol mengecek peralatan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis, 21 Desember 2023.
Satgas Jasamarga Bali Tol mengecek peralatan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis, 21 Desember 2023.

 

BADUNG, BALI EXPRESS - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Jasamarga Bali Tol (JBT) telah mempersiapkan Satgas JBT Siaga Nataru.

Satgas ini dibentuk untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas arus lalu lintas saat Nataru di Tol Bali Mandara. 

Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang mengatakan, Satgas JBT Siaga Nataru dibentuk sebagai langkah antisipasi untuk menyusun strategi pelayanan operasi yang matang.

Tentunya hal ini untuk menjadikan perjalanan wisata aman dan berkesan. “Fokus utama satgas melibatkan persiapan pelayanan operasi di gerbang tol dan sepanjang jalur tol, pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM), memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi dengan optimal, pembatasan kegiatan konstruksi selama masa layanan operasional, pengendalian kepadatan lalu lintas, serta memastikan kebersihan dan fasilitas layanan yang memadai,” ujar Adiputra Karang, Kamis, 21 Desember 2023.

Selain pembentukan satgas, PT JBT juga menyiapkan armada serta posko Nataru yang terletak di Kantor Pull Ruas PT Jasamarga Bali Tol sebagai bagian dari strategi siaga wisata.

Armada yang dikerahkan mencakup dua unit kendaraan patroli, satu unit mobil ambulans, dua unit mobil derek, dan satu unit mobil rescue.

Armada dan posko yang dibentuk akan beroperasi selama 24 jam. “Armada dan petugas yang berjaga di posko selalu siap siaga membantu memastikan keamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan, serta memberikan respon cepat dalam situasi darurat," ungkapnya.

"Para petugas di posko akan secara proaktif memantau kondisi lalu lintas dan memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang memerlukan pertolongan,” tambah Adiputra Karang. 

Pihaknya pun memprediksi puncak arus wisata yang diperkirakan akan terjadi pada 22-29 Desember 2023.

Jumlahnya pun diperkirakan 49 ribu dan meningkat menjadi 50 ribu kendaraan pada 29 Desember 2023. 

"Untuk memastikan keselamatan pengendara, seluruh petugas akan saling berkoordinasi menjaga situasi tol agar tetap aman dan nyaman bagi pengendara. Saya juga menghimbau kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu dan arahan dari petugas, serta selalu membawa kartu elektronik dengan saldo yang cukup demi menjaga ketertiban dan keselamatan berkendara di Jalan Tol Bali Mandara,” terangnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#nataru #jasamarga bali tol