SINGARAJA, BALI EXPRESS– Tingkat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2023.
Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, tercatat sebanyak 681 kasus kecelakaan lalu lintas.
Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 47 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, kecelakaan lalu lintas mencapai 462 kasus.
Widwan Sutadi mengatakan dari total kecelakaan tersebut, 100 korban dinyatakan tewas.
Hal ini menggambarkan lonjakan tragis dalam angka kematian akibat kecelakaan di jalan raya. Pada tahun sebelumnya, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 82 orang.
“Ada 28 kasus laka lantas di Buleleng tergolong menonjol karena melibatkan pihak-pihak tertentu. Di antaranya, 14 kasus melibatkan warga negara asing (WNA), lima kasus melibatkan TNI, dan sembilan kasus melibatkan anggota polisi,” ungkapnya, Rabu, 27 Desember 2023.
“Mayoritas korban yang terlibat kecelakaan masih berusia remaja, dengan rentang usia 16-25 tahun,” tambahnya.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Bachtiar Arifin mengatakan faktor human error, kendaraan yang tidak laik jalan, kondisi jalan rusak dan bergelombang, serta ketidakpatuhan pengendara terhadap tata tertib berlalu lintas menjadi penyebab utama laka lantas di wilayah tersebut.
Editor : I Made Mertawan