Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Warung Warga Karangasem, Dikenal Pohon Keramat

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 9 Januari 2024 | 14:55 WIB

 

Pohon tumbang di Banjar Dinas Karangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat tumbang menimpa atap rumah warga dan menghalangi jalan, Minggu, 7 Januari 2024.  
Pohon tumbang di Banjar Dinas Karangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat tumbang menimpa atap rumah warga dan menghalangi jalan, Minggu, 7 Januari 2024.  

KARANGASEM, BALI EXPRESS– Rumah dan warung milik I Komang Simpen Arta di Banjar Dinas Karangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

Pohon tumbang terjadi pada Minggu, 7 Januari 2024 sore. Pohon itu jenis cempaka yang sudah berusia tua.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), pohon tumbang dengan panjang sekitar 20 meter itu terjadi diduga karena akarnya sudah lapuk.

Selain itu, kondisi tanah yang labil setelah sebelumnya diguyur hujan membuat pohon mudah tumbang.

Apalagi usia pohon tersebut diperkirakan sudah tua. Ada juga yang menyebut pohon itu adalah pohon keramat.

Bawa, warga setempat mengatakan bahwa pohon tersebut dibalut kain. Bahkan di dekatnya dibangun sebuah palinggih.

Konon katanya, dulu pohon tersebut sempat ingin ditumbangkan menggunakan alat berat, hanya saja mesin tersebut mati ketika sampai di sana.

“Menurut cerita dulu pohon cempaka ini katanya sempat mau dirobohkan waktu pelebaran jalan, tapi gagal karena waktu mau dirobohkan alat berat tiba-tiba mati,” jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa mengungkapkan, tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang itu, hanya kerugian materiil yang dialami pemilik rumah mencapai puluhan juta rupiah.

Selain menimpa bangunan, pohon tumbang juga menutupi jalan di sana.

Dalam melakukan penanganan, BPBD juga dibantu pihak terkait lainnya, termasuk masyarakat sekitar.

“BPBD bersama camat, perangkat desa, hingga warga sekitar gotong royong melakukan penanganan,” ujar Arimbawa, Senin, 8 Januari 2024. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pohon keramat #bali #karangasem #pohon tumbang