Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jenazah Perempuan yang Ditemukan di Teluk Prapat Agung Buleleng Bali Diserahkan ke Keluarga, Terungkap Fakta Baru

Dian Suryantini • Minggu, 21 Januari 2024 | 14:58 WIB
Evakuasi jasad Komsiatun di Teluk Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng,  Bali, Kamis, 18 Januari 2024.
Evakuasi jasad Komsiatun di Teluk Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Kamis, 18 Januari 2024.

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Mayat perempuan yang ditemukan di Teluk Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Jenazahnya dijemput oleh Rusdu, kakak kandung korban, Sabtu, 20 Januari 2024 dan langsung dibawa ke Kelurahan Plumpang, Tuban, Jawa Timur.

Identitas korban dengan nama Komsiatun asal Tuban itu pun cocok dengan identitas yang ditunjukkan oleh Rusdu.

Polisi serta RSUD Buleleng pun menyerahkan jenazahnya untuk dimakamkan.

Kapolsek Gerokgak, Kompol I Gusti Sudarsana membenarkan jenazah Komsiatun telah dibawa pihak keluarganya.

Komsiatun pun disebut-sebut tengah mengalami depresi. Di samping itu ia juga pernah menjalani operasi kanker otak.

Pihak keluarga menyebut, Komsiatun sering menghilang dari rumah. Terhitung telah 4 kali ia pergi tanpa sepengetahuan keluarganya.

“Dari keterangan keluarganya sudah 4 kali. Ke Lombok pernah, ke Bali, ke Jakarta dan yang terakhir ini ke Bali sampai meninggal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu 20 sore.

Meski jenazahnya telah dikembalikan kepada pihak keluarga di Plumpang, Tuban-Jawa Timur, polisi masih menyelidiki penyebab kematian Komsiatun.

Belum ada kepastian mengenai kematiannya yang ditemukan mengapung di tengah laut.

Tanda-tanda kekerasan juga tidak ditemukan pada tubuh Komsiatun setelah dilakukan pemeriksaan luar.

“Kami tidak berani menduga-duga apakah korban ini terpeleset atau bagaimana. Kami belum menerima hasil VER. Yang jelas tidak ada unsur kekerasan dan korban ini dikatakan memang suka melihat dan berpergian ke pantai,” terangnya.

Sebelumnya, Komsiatun ditemukan tewas mengambang di tengah laut.

Jasadnya ditemukan oleh Misman, nelayan dari Melaya, Jembrana.

Saat dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, ditemukan 9 buah anak kunci tersangkut di BH.

Kunci-kunci itu diperkirakan adalah kunci lemari. Pada jari tengah di tangan kirinya menggunakan cincin. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Mayat Perempuan #buleleng