SINGARAJA, BALI EXPRESS - Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Buleleng, Bali kini menjadi perhatian serius pemerintah setempat.
Melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kabupaten Buleleng merencanakan perbaikan sebanyak 135 unit rumah tidak layak huni.
Perbaikan terhadap ratusan rumah tidak layak huni itu akan dilaksanakan pada triwulan pertama tahun 2024.
Kepala Disperkimta Buleleng Ni Nyoman Surattini mengatakan tahun ini dinas yang dipimpinnya menggangarkan 135 unit rumah tidak layak huni yang dibagi menjadi 3 kategori.
Kategori yang dimaksud yaitu 117 unit untuk perbaikan di luar kawasan kumuh, 5 unit untuk perbaikan bencana alam dan 13 unit pada kawasan kumuh.
Total anggaran untuk perbaikan rumah tidak layak huni itu mencapai Rp2.637.500.000.
"Setelah diverifikasi dari tahun lalu, terdapat 2.200 unit yang sudah terdata di aplikasi Si Permata terkait ajuan RTLH dari masing-masing desa,” ujar Surattini, Rabu, 31 Januari 2024.
Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini baru bisa dianggarkan 135 unit saja.
“Semoga nantinya ada bantuan dari pusat juga sehingga bantuan bisa lebih banyak lagi," harapnya.
Ditambahkan, masing-masing perbaikan RTLH itu memiliki nominal berbeda, yakni untuk perbaikan di kawasan kumuh dan di luar kawasan kumuh mendapat anggaran Rp20 juta per unit.
Untuk perbaikan akibat bencana alam anggarannya lebih sedikit, yaitu Rp 10 juta per unit.
"Setelah melalui berbagai tahapan verifikasi, kemungkinan akhir triwulan ini sudah bisa direalisasikan. Karena sistemnya bansos jadi agak lama tahapannya" imbuhnya.
Permohonan untuk perbaikan rumah tidak layak huni itu dikumpulkan dari pihak desa.
Data itu dimasukkan dalam sistem Si Permata. Setiap desa wajib menginput data untuk mengamprah bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.
Diaplikasi ini akan didata dan diverifikasi sesuai data DTKS dari Dinas Sosial Kabupaten Buleleng sebelum disurvey nantinya.
Pihaknya berharap program ini bisa berjalan sesuai dengan harapan.
Sehingga apa yang dicanangkan melalui program pemerintah dapat mengurangi beban masyarakat khususnya di Kabupaten Buleleng untuk memperbaiki kehidupannya agar lebih baik lagi ke depannya. (*)
Editor : I Made Mertawan