Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keributan Empat Pemuda Flores dengan Warga Kapal Berakhir Damai

I Gede Paramasutha • Senin, 12 Februari 2024 | 03:18 WIB
DAMAI: Keempat pria Flores dan warga Banjar Basang Tamiang berdamai melalui mediasi di Polsek Mengwi.
DAMAI: Keempat pria Flores dan warga Banjar Basang Tamiang berdamai melalui mediasi di Polsek Mengwi.

 

BADUNG, BALI EXPRESS - Polsek Mengwi melaksanakan mediasi terhadap kasus keributan antara empat pria asal Flores dengan warga Banjar Basang Tamiang Kapal, Mengwi, Badung, pada Minggu (11/2) sore.

Kedua belah pihak pun sepakat berdamai.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana membenar, mediasi dipimpin Kapolsek Mengwi Kompol I Ketut Adnyana TJ sekitar pukul 16.30 WITA.

 

"Karena kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan diharapkan mereka tidak mengulanginya kembali dengan membuat pernyataan," ujarnya.

Diharapkan melalui mediasi tersebut, keempat pria Flores bernama Karlogius Taga, Hermanus Mala, Thomas Aquino Savio Romang, dan Salesius Jemiun yang tinggal dan mencari rejeki di Bali ikut juga menjaga ketertiban dan keamanan Pulau Dewata.

 

Ketika mereka kembali ke tempat kerja, keempatnya diminta tidak membuat masalah kembali.

 

 

"Mereka (empat pria Flores) diminta tidak minum-minuman keras lagi terutama di tempat umum," tandasnya. Sementara itu, warga Banjar Basang Tamiang diimbau agar di kemudian hari tidak sembarang memukul kulkul bulus.

 

Diberitakan sebelumnya, empat pria asal Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur yang diduga membuat keributan, di Banjar Basang Tamiang Kapal, Mengwi, Badung, pada Sabtu (10/2).

 

Keempat pria itu diketahui bernama Karlogius Taga, Hermanus Mala, Thomas Aquino Savio Romang, dan Salesius Jemiun.

 

 

Peristiwa itu bermula ketika warga yang ditunjuk sebagai saksi dalam Pemilu 2024 melakukan pembersihan atribut partai di pinggir Jalan Raya Basang Tamiang, sekitar pukul 21.30 WITA. Saat warga mengumpulkan bambu di depan Balai Banjar Tamiang, datang empat orang warga Flores dengan tiga sepeda motor.

 

Lalu, salah satu orang yang naik Honda Scoopy melindas bambu yang dikumpulkan. Sehingga, warga bernama I Kadek Suarnata, 34, bertanya “kamu ada masalah?” dan dijawab oleh pengendara Scoopy “Tidak bang saya mau belanja”. Namun, setelah itu datang lagi pengendara Honda Beat dan salah satu yang di bonceng yaitu Karlogius tiba-tiba turun dari motor untuk menantang Suarnata berkelahi sambil membuka baju.

 

Saksi Suarnata lantas menyuruh ke pinggir agar tidak terjadi kemacetan dan saat itu juga keempat pria ini ke pinggir untuk ngajak ribut. Sehingga warga lain bernama Agus Wahyudi yang melihat potensi keributan tersebut membunyikan kul-kul banjar. Alhasil warga sekitar berdatangan untuk mengerumuni keempat pria Flores tersebut. Setalah itu, mereka diamankan oleh Polsek Mengwi. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #damai #mediasi #keributan #kapal #badung