KARANGASEM, BALI EXPRESS - Memasuki bulan Maret membuat sejumlah pemuda di Banjar menjadi bersemangat.
Pasalnya waktu untuk Hari Raya Nyepi sudah semakin dekat, yang mana di Bali identik dengan pengarakan ogoh-ogoh. Bahkan ogoh-ogoh mini juga banyak di buru.
Situasi ini pun menjadi momen para perajin ogoh-ogoh mini untuk mencari banyak pesanan. Salah satu yang ada di Kabupaten Karangasem adalah I Ketut Suka Tanaya.
Perajin yang ada di Kelurahan Padangkerta, Karangasem itu belakangan ini cukup banyak mendapat pesanan ogoh-ogoh mini.
Sejauh ini pihaknya mengaku sudah mendapat pesanan mencapai ratusan ogoh-ogoh mini. Bahkan sudah ada yang terjual. Bisa saja jumlah tersebut kembali bertambah mengingat Nyepi sudah semakin dekat.
“Sampai hari H Kesanga, mungkin bisa tembus 300 ogoh-ogoh mini yang terjual. Karena saat ini masih banyak pesanan yang belum diambil oleh pemiliknya,” ujarnya, Senin (4/3).
Jumlah pesanan yang ia terima saat ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. Disamping itu, pihaknya juga rutin dalam membuat ogoh-ogoh untuk dipajang di toko miliknya.
“Untuk orderan ogoh-ogoh mini dalam jumlah banyak dengan tujuan untuk dijual kembali saya tidak menerima itu, saya hanya menerima orderan dalam jumlah sedikit saja," tandasnya.
Untuk ogoh-ogoh mini yang ia jual harganya berbeda-beda, mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung bentuk, motif, ukuran dan kerumitan dalam pembuatannya.
Baca Juga: Kembali Terjadi, Ogoh-Ogoh di Badung Hangus, Diduga Sengaja Dibakar OTK saat Galungan
“Untuk yang besar pesanan yang masuk sudah ada sebanyak 18 ogoh-ogoh dan kami sudah tidak menerima pesanan lagi. Karena waktunya yang sudah mepet,” pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana