DENPASAR, BALI EXPRESS- Jaringan internet di Bali akan dimatikan saat umat Hindu merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1946, Senin, 11 Maret 2024.
Jaringan internet mati agar pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi yang berlangsung setiap satu kali dalam setahun dapat diikuti masyarakat Bali dengan khusyuk.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana menyampaikan, untuk menonaktifkan jaringan internet di wilayah Bali, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
“Kita berkoordinasi dengan Kementerian seperti biasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari Kementerian berkoordinasi dengan provider itu untuk mematikan data seluler,” katanya, Kamis, 7 Maret 2024.
Pramana pun menekankan, hanya jaringan internet saja yang mati saat Nyepi. Artinya, masyarakat masih bisa menggunakan fitur telepon dan SMS.
Data seluler ini akan mati selama 24 jam penuh mulai 11 Maret 2024 pukul 06.00 sampai 12 Maret 2024 pukul 06.00 Wita.
“Biasanya dari jam 06.00 pagi sampai besoknya 06.00 pagi jadi 24 jam ya. Objek vital tetap dinyalakan ada rumah sakit, kepolisian, militer, tetap dinyalakan,” jelasnya.
Diinformasikan sebelumnya, Kominfo telah mengeluarkan surat terkait pemberhentian data seluler dan tidak mendistribusikan siaran televisi pada Hari Suci Nyepi.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan Berkelanjutan, DPRD Tabanan Rancang Perda
Adapun isi surat tersebut di antaranya, menindaklanjuti Seruan Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali serta diketahui Kepala Kepolisian Daerah Bali, Komandan Komando Resor Militer 163/Wira Satya dan Pj. Gubernur Bali Tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1946 yang jatuh pada hari Senin, 11 Maret 2024.
Permohonan yang disampaikan yakni dukungan untuk hal-hal seperti pertama, menyerukan kepada seluruh penyedia (provider) jasa seluler untuk menghentikan data seluler dan penyedia jasa televisi untuk tidak mendistribusikan siaran televisi dari hari Senin 11 Maret 2024 pukul 06.00 Wita sampai Selasa 12 Maret 2024 pukul 06.00 Wita.
Kedua, fasilitas SMS Blast kepada masyarakat tentang menghentikan data seluler dan tidak mendistribusikan siaran televisi di wilayah Provinsi Bali. (*)
Editor : I Made Mertawan