Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diskop UKMP Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi SDM Koperasi

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 19 Maret 2024 | 02:32 WIB

 

DIKLAT: Diskop UKMP Badung saat menggelar diklat uji settifikasi dan kompetensi bagi SDM koperasi di Hotel Made Bali, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Senin (18/3).
DIKLAT: Diskop UKMP Badung saat menggelar diklat uji settifikasi dan kompetensi bagi SDM koperasi di Hotel Made Bali, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Senin (18/3).

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Pemkab Badung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Diskop (UKMP) kembali menggelar diklat uji sertifikasi dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi.

Diklat di Hotel Made Bali, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Senin (18/3) ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Kadiskop UKMP Kabupaten Badung, I Made Widiana. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Badung,  I Made Sutarma,  Kepala Pusat Koperasi (PUSKOP) Jagadhita Kabupaten Badung, I Putu Alit Suarsawan, serta perwakilan dari OPD terkait. 

Dalam laporan yang dibacakan Plt. Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi (BLK) I Made Subagiaharta menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman bagi SDM koperasi di Kabupaten Badung secara bertahap dan terarah. Lebih lanjut disampaikan peserta pelatihan angkatan I ini berjumlah 25 orang dan dilaksanakan selama lima hari dari 18-22 Maret 2024.

“Setelah selesai mengikuti pelatihan masing-masing peserta akan mendapatkan sertifikat,” ujarnya.

Kadiskop UKMP Kabupaten Badung I Made Widiana yang ditemui seusai membuka acara mengatakan, Diskop UKMP bersama Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) serta Puskop Jagadhita Kabupaten Badung akan terus memacu untuk meningkatkan kapasitas SDM Koperasi. Lantaran hal ini akan menjadi tolak ukur kemajuan Koperasi. 

Pihaknya berharap kegiatan pelatihan ini dapat menghasilkan SDM yang kompeten serta meningkatkan jumlah Koperasi yang sehat dan aktif. Koperasi yang sehat dapat dinilai dari PENKES (Penilaian Kesehatan) Koperasi, pemeringkatannya, serta dukungan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.

“Koperasi yang aktif bisa dilihat dari pertanggungjawaban Koperasi kepada anggota dalam rapat anggota setiap tahunnya. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar seiring dengan meningkatnya SDM Koperasi di Kabupaten Badung,” jelas Widiana. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #Uji Sertifikasi #koperasi #diklat #Diskop #badung #sdm #kompetensi