BALI EXPRESS- Video yang dibagikan oleh akun Facebook bernama Niaderayanti mendadak viral di media sosial.
Pasalnya dalam video tersebut, seorang ibu yang diduga pemilik akun menginformasikan kepada umat Hindu lain yang tangkil ke Pura Besakih saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh sebaiknya membawa bekal lebih.
Baca Juga: Sering Layani Wisatawan, Drivel Ojol di Bali Mesti Bisa Bahasa Asing
Sebab sang ibu mengaku bahwa baru saja memberi nasi campur seharga Rp 40.000 belum termasuk dengan minum.
“Meli banten 50 ribu, kulineran 300 ribu,” tulis keterangan dalam video tersebut dikutip pada Kamis (28/03).
Dalam video yang dibagikan, perempuan yang diduga pemilik akun Niaderayanti itu terlihat sedang berada di area Pura Besakih dan sehabis melalukan persembahyangan.
Baca Juga: Kendalikan Red Devil di Danau Batur Kintamani, Pemerintah Siapkan Tiga Strategi
“Semeton amen ke Besakih liunan mebekel nah nasi campur e 40 ribu seporsi semeton tanpa minum to. Pokokne jeg liunan mebekel nah semeton,” ujar ibu tersebut.
“Semeton, kalau ke Besakih banyak bawa bekel, nasi campur harganya 40 ribu satu porsi tanpa minum. Pokoknya banyakin bawa bekel ya semeton,”ujar ibu tersebut.
Sontak pernyataan ibu tersebut memancing komentar pro dan kontra dari warganet.
Sejumlah warganet ada yang tak sependapat dengan aksi ibu tersebut dan menganggap bahwa harga nasi campur 40 Ribu Rupiah merupakan wajar di tempat pariwisata.
Baca Juga: Jangan Bingung, Ini 7 Tips Memilih Laptop Untuk Bekerja dan Kuliah!
“Aruuh Bu meli nasi 40 ribu gen ngumik ibu pesu kapah-kapah di kota 100 ribu biasa bu seporsi konden misi tax service buin konden minum, konden nyem bin rasanya pesu kapah-kapah bu sing dot meblanja tipat bekelin ragane bu,” tulis warganet.
Namun ada juga warganet yang mengaku memiliki pengalaman berbelanja dengan digetok harga saat tangkil ke Pura Besakih.
Baca Juga: Berbuka Puasa dengan Paket Iftar Spesial di Swiss-Belhotel Tuban
“Tyang sendiri mengalami dengan rasa kaget pop mie 25 ribu, bakso ada 20 per porsi, ketika tidak bawa uang cukup untuk belanja bisa saja mengeluh, manusiawi keluhan niki,” ujar warganet.
Editor : Wiwin Meliana