KARANGASEM, BALI EXPRESS- Beredar luas video wisatawan mancanegara masuk ke area Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Video itu viral karena tampak wisatawan yang terdiri satu orang dewasa, lima orang anak-anak dan satu balita tersebut datang ke Pura Agung Besakih tanpa kamen.
Bahkan salah satu di antaranya hanya menggunakan baju dan celana dalam ke areal Pura Agung Besakih.
Padahal selain areal tempat suci, di Pura Agung Besakih juga sedang berlangsung Karya Ida Bhatara Turun Kabeh.
Dalam video berdurasi sekitar 34 detik tersebut terekam rombongan tersebut disetop pacalang di area Pura Agung Besakih karena pakaian yang digunakan dinilai tidak pantas ke tempat suci umat Hindu.
Kepala Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Besakih I Gusti Lanang Muliarta mengatakan wisatawan itu masuk ke areal Pura Agung Besakih tidak melalui jalan utama Manik Mas.
Lanang Muliarta memperkirakan mereka masuk dari pintu sebelah timur.
“Saat disetop pacalang, para wisatawan tidak bisa memperlihatkan tiket masuk dari loket di depan. Dia masuk dari jalur tikus. Bukan lewat jalan utama. Nggak mungkin. Itu sudah diidentifikasi, Infonya tamu adalah wisatawan Rusia,” kata Lanang Muliarta.
Menurutnya, sebelum diberhentikan pacalang, wisatawan tersebut sempat dicegat di tiga titik, namun mereka tetap ngotot.
Baca Juga: Terkuak! Fakta-fakta di Balik Ledakan Gudang Peluru Milik TNI di Bekasi
“Bule ini sudah sempat dicegat di tiga titik, wisatawan agak kasar sehingga petugas yang jaga di jalur tikus kalah argumen,” ungkapnya.
Dari kejadian tersebut dirinya telah menginstruksikan kepada petugas agar berani menegur jika menemukan wisatawan yang datang tidak mengikuti aturan.
“Saya sudah instruksikan ke petugas agar berani. Seandainya menemukan tamu seperti itu harus berani atau lapor ke aparat kepolisian yang berjaga di lokasi,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan