Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragedi di Proyek Gorong-Gorong Gianyar: I Ketut Ceko Ditemukan Tak Bernyawa, Dumogi Amor Ing Acintya

I Wayan Ananda Mustika Putra • Selasa, 2 April 2024 | 02:50 WIB
Petugas melakukan evakuasi korban yang terjatuh di proyek drainase di Gianyar, Bali.
Petugas melakukan evakuasi korban yang terjatuh di proyek drainase di Gianyar, Bali.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Seorang pengendara sepeda motor, I Ketut Ceko, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di proyek gorong-gorong di Jalan Raya Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Korban ditemukan tergeletak di atas sepeda motornya yang terjatuh ke dalam proyek gorong-gorong.

Jenazah pria berusia 66 tahun itu ditemukan oleh salah seorang buruh proyek, Abraham Limahelu, sekitar pukul 09.30 WITA pada hari Senin (1/4).

Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama, menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal (1/4), Abraham Limahelu sedang berjalan kaki di Jalan Raya Goa Gajah menuju lokasi kerjanya di Proyek Balai Banjar Goa.

Saat melewati Tempat Proyek Perbaikan Drainase di sebelah utara Jalan Raya Goa Gajah, Limahelu kaget melihat sepeda motor tenggelam di dalam genangan air di proyek drainase.

Setelah memeriksanya lebih dekat, dia menemukan sebuah telapak kaki manusia yang tenggelam di samping sepeda motor tersebut.

"Saksi Abraham Limahelu segera memberitahu Saksi Gusti Ngurah Yasa, yang kemudian menghubungi Saksi Gusti Ngurah Aryawan, seorang Pecalang di Banjar Goa Desa Bedulu," ujar Kompol I Made Tama.

Setelah menerima telepon dari Saksi Gusti Ngurah Yasa, Saksi Gusti Ngurah Aryawan segera melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Blahbatuh pada pukul 08.10 WITA.

"Piket Fungsi Polsek Blahbatuh di bawah pimpinan Pawas IPTU I Made Janji langsung menuju lokasi kejadian bersama dengan 2 orang personel TNI dan 6 petugas BPBD Kabupaten Gianyar," ungkapnya.

"Pukul 09.50 WITA, jenazah korban dievakuasi menggunakan Mobil Ambulans PMI ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar," tambahnya.

Kompol I Made Tama menyampaikan bahwa menurut keterangan dari dokter di Rumah Sakit Sanjiwani, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat diterima di rumah sakit tersebut.

"Jenazah diperkirakan meninggal kurang lebih 2 jam sebelumnya, dengan luka robek di bagian belakang kepala yang menyebabkan cedera kepala berat sebagai penyebab kematian korban," jelasnya. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #gianyar #gorong-gorong #proyek