Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kepala BNNP Bali Diganti, seperti Ini Sosok Pejabat Baru yang Berpengalaman di Bidang Reserse

I Gede Paramasutha • Rabu, 3 April 2024 | 23:45 WIB
Kepala BNNP Bali yang baru, Brigjenpol Rudy Ahmad Sudrajat.
Kepala BNNP Bali yang baru, Brigjenpol Rudy Ahmad Sudrajat.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Tampuk kepemimpinan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengalami pergantian.

Posisi Kepala BNN Bali yang sebelumnya dijabat Brigjenpol Raden Nurhadi Yuwono, kini diemban oleh Brigjenpol Rudy Ahmad Sudrajat.

Kepala BNNP Bali yang baru ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNNP Provinsi Aceh.

Jenderal bintang satu itu memiliki segudang pengalaman di bidang reserse.

Rudy merupakan seorang perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. 

Pria kelahiran November 1967 tersebut pernah menjabat sebagai Kapolres Halmahera Utara (2008-2010), Wadir Reskrim Polda Malut dan Wadireskrimsus Polda Malut (2010).

Setelah itu karirnya menjurus ke arah penanganan kejahatan narkoba, yakni sebagai Diresnarkoba Polda Aceh (2019-2020), serta Diresnarkoba Polda Jabar (2020-2022).

Rudy menduduki posisi Kepala BNNP pertamanya di Gorontalo (2023), dan terakhir sebagai Kepala BNNP Aceh (2023).

Hingga kini mendapat amanat baru mengisi jabatan yang sama di Pulau Dewata.

Dia pun dengan bangga telah dilantik atas jabatannya yang baru pada Selasa, 2 April 2024. 

"Suatu kebanggaan bagi saya dapat menjadi bagian dalam melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika untuk mewujudkan Bali Bersinar (Bersih Narkoba)," ucap Rudy, Rabu, 3 April 2024.

Jenderal yang dikenal sangat peduli terhadap masalah narkotika sebagai kejahatan luar biasa itu mempunyai sederet misi sebagai Kepala BNNP Bali.

Pertama, Rudy akan berfokus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika yang masuk ke Bali. 

Kemudian, mengupayakan peningkatan layanan rehabilitasi bagi pecandu/korban penyalahguna agar bisa pulih, produktif dan berfungsi sosial di masyarakat. 

Upaya tersebut dilakukan dengan menggalakkan sosialisasi program rehabilitasi di BNN itu gratis, tidak dituntut pidana dan privasi dijamin.

Oleh karena itu, pria yang memiliki kegemaran olahraga tenis meja dan menonton film ini mengharapkan dukungan dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga swasta di Bali dalam menangani permasalahan narkotika. 

"Secara dinas maupun pribadi, saya memohon dukungan dan kerjasama seluruh stakeholder dan masyarakat Bali dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Kepala BNN Provinsi Bali," tandasnya.

Rudy mengajak untuk bersama-sama peduli terhadap permasalahan narkotika melalui kegiatan sosial dan menggandeng komunitas-komunitas yang ada untuk mewujudkan Bali Bersinar (bersih narkoba). (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #bnnp #Rudy Ahmad Sudrajat