Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Menghadapi Ancaman Red Devil di Danau Batur, Nelayan Mulai Tangkap si Predator

I Made Mertawan • Sabtu, 6 April 2024 | 01:11 WIB
Nelayan menangkap red devil Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Nelayan menangkap red devil Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

BANGLI, BALI EXPRESS- Pemkab Bangli bersama puluhan nelayan mulai melakukan aksi nyata menyikapi keberadaan ikan red devil di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Langkah nyata itu dengan gerakan penangkapan ikan red devil, Jumat, 5 April 2024. Upaya ini akan berkelanjutan.

Sekitar 3 kwintal ikan red devil berhasil ditangkap di Danau Batur. Ikan itu diberikan kepada dua kelompok pengolahan dan pembudidaya maggot.

Seperti diketahui, red devil ini membuat resah nelayan di Danau Batur. Sebab ikan ini dikenal sebagai predator.

Red devil memangsa ikan lain, sehingga terjadi penurunan populasi ikan endemik di Danau Batur.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli I Wayan Sarma mengatakan bahwa ikan red devil muncul di Danau Batur sejak sekitar 10 tahun lalu.

Ikan ini berkembang sangat pesat sehingga mengancam keberadaan ikan yang memang sejak dulu hidup di Danau Batur.

Ikan red devil mengancam keberadaan keanekaragaman hayati atau biodiversity yang sesungguhnya merupakan bagian penting dari Geopark.

Ikan ini juga berdampak pada menurunnya pendapatan para nelayan. Nelayan tidak senang dengan adanya red devil karena selain predator, juga tidak laku di pasaran.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah berupaya memanfaatkan ikan ini menjadi kuliner.

"Saat ini sudah ada 2 kelompok binaan kita, akan tetapi serapan bahan baku mereka belum maksimal," jelas Sarma.

Selain itu,  pemerintah juga telah merancang gebyar penangkapan ikan.

Hasil tangkapan ditawarkan kepada pengusaha pabrik pakan ternak yang ada di Pengambengan, Kabupaten Jembrana untuk diolah menjadi tepung ikan.

Upaya lain yakni meningkatkan SDM para nelayan dan pengolah ikan red devil untuk bisa meningkatkan volume usahanya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Danau Batur #Kintamani #bangli #red devil