BALI EXPRESS-Akun Facebook Yoganata turut menanggapi pemedek yang mengeluh terkait tempat parkir di Pura Besakih yang letaknya sangat jauh.
Melalui unggahan video di akun facebooknya, pria yang mengaku sebagai Jro Mangku Dalang itu meminta agar pemedek berhenti membuat konten di Pura Besakih.
“Ne bin beline ne mengeluh parkir terlalu joh jak Pura, yen dadi di Rendang kone ngae parkir,” jelas akun tersebut.
Baca Juga: Pj Bupati Jendrika dan Ketua DPRD Tinjau Kebakaran Indekos di Klungkung
Akun tersebut pun mempertanyakan kontribusi pria yang mengeluh parkiran jauh terhadap Pura Besakih.
Pihaknya pun menyindir keras bahwa pria yang mengeluh itu hanya bisa sembahyang.
Sementara para leluhur terdahulu perjuangannya untuk membangun Pura Besakih sangat luar biasa.
“Mekejang tua-tua to berjuang menjaga Pura Besakih sampe jani, sedangkan beli teka-teka hanya disuruh sembahyang jeg ribet gati hanya gara-gara parkir to jauh jak Pura,” jelas pria dalam video tersebut dikutip pada Kamis (11/04).
Pihaknya akan memaklumi jika pria yang mengeluh tersebut setiap bulan memberikan biaya perbaikan untuk membangun Pura Besakih.
“Kalau merasa tidak nyaman ya jangan sembahyang, kalau merasa joh mejalan uli parkir jangan sembahyang di Pura Besakih,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengingatkan kepada umat Hindu agar berhenti membuat konten yang berhubungan dengan upacara di Pura Besakih.
“Kalau tidak kita yang menjaga taksu dan lingkungan Pura Besakih, nama baik Pura Besakih nyen buin,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan jika ada orang lain yang menghina kebudayaan dan agama Hindu, jangan marah karena kita sebagai umat Hindu tidak bisa menghargai agama sendiri.
Baca Juga: Sirine Damkar Meraung! Delapan Kamar Indekos di Klungkung Terbakar
“Menghargai diri sendiri gen sing bisa apalagi menghargai orang lain, keto logikane,” ujar pria tersebut.
Video tersebut pun viral dan mendapat beragam respon warganet.
Warganet pun setuju dengan pernyataan yang diungkap oleh akun @yoganata.
Video tersebut mendapat 2.060 komentar dan dibagikan sebanyak 1,3 ribu kali.
Editor : Wiwin Meliana