Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Hanguskan Gudang Rongsokan dan Warung di Kediri Tabanan, Kerugian Puluhan Juta

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 18 April 2024 | 14:38 WIB
Peristiwa kebakaran di gudang rongsokan milik Ketut Sujarya di Banjar Sema, Desa Kediri Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu, 17 April 2024.
Peristiwa kebakaran di gudang rongsokan milik Ketut Sujarya di Banjar Sema, Desa Kediri Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu, 17 April 2024.

TABANAN, BALI EXPRESS- Peristiwa kebakaran menghanguskan gudang rongsokan dan sebuah warung di Banjar Sema, Desa Kediri Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu, 17 April 2024.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti menjelaskan peristiwa kebakaran itu terjadi dini hari.

Kebakaran baru diketahui setelah api melahap sebagian besar bangunan gudang rosokan dan sebuah warung milik I Ketut Sujarya,51.

"Kami menerima laporan dari korban sekaligus pemilik gudang  atas nama I Ketut Sujarya, setelah korban diberitahu jika gudang miliknya mengalami kebakaran," jelas Sri Subakti.

Dilanjutkan Subakti, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi yang bernama Nyoman Sandiaga,54.

Saat itu, Sandiaga melihat ada kobaran api dari rumahnya yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi gudang yang terbakar. 

Saksi bersama dengan masyarakat kemudian memberitahu korban yang sedang beristirahat di rumahnya, jika gudang dan warung milik korban terbakar.

Mendengar kabar tersebut, korban menghubungi pemadam kebakaran.

"Akhirnya api bisa dipadamkan setelah dua unit pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran. Diduga api yang berasal konsleting arus pendek listrik,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, seluruh isi gudang milik korban habis terbakar, diperkirakan korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp75 juta.

Meski demikian, Subakti menyebutkan bahwa korban tidak melanjutkan proses pelaporan peristiwa kebakaran tesebut.

Sehingga pihak kepolisian tidak melanjutkan penyelidikan atau mengajukan peristiwa tersebut.

"Korban mengalami kerugian hingga Rp 75 juta, dan sudah menerima kejadian ini ssebagai musibah," ungkapnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #kebakaran #tabanan