Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikenal Introvert, Begini Kronologi Mahasiswa yang Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumahnya di Gianyar

I Wayan Ananda Mustika Putra • Rabu, 1 Mei 2024 | 03:05 WIB
EVAKUASI : Petugas Kepolisian Polsek Ubud evakuasi mayat Jerome Janes Mathew langsung di bawa ke rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar.
EVAKUASI : Petugas Kepolisian Polsek Ubud evakuasi mayat Jerome Janes Mathew langsung di bawa ke rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Jerome Janes Mathew,  21, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk, Selasa (30/4).

Jenazah korban ditemukan setelah ibu dan ayah pemuda tersebut curiga dengan bau menyengat dari dalam rumahnya di Perumahan Teratai Nuansa Permai Blok 3 Banjar Mukti, Desa Singapadu, Sukawati, Gianyar, Bali. 

Diduga korban sudah meninggal empat hari yang lalu.

 

Kapolsek Sukawati Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi mengatakan kejadian tersebut berawal dari pada hari Selasa (30/4) sekitar pukul 10.00 WITA, Joyske Stayavin Novrita Larope yang merupakan ibu korban datang dari Manado hendak menengok korban.

Namun sampai di rumahnya (TKP), saksi tidak bisa membuka pintu rumahnya, dan mencium bau busuk dari dalam rumah. Sayangnya saksi tidak bisa menghubungi korban.

Sekira pukul 10.30 WITA, saksi Andi Nuri di telepon oleh saksi Joyske Stayavin Novrita Larope lantaran ia tidak bisa masuk ke rumahnya karena terkunci. 

Saksi pun menghubungi Yohanes Arief Harianto yang merupakan ayah korban guna meminta bantuan mantan pegawainya untuk membantu membuka rumah tersebut. 

Sekira pukul 10.30 WITA, saksi Andi Nuri di telepon oleh saksi Joyske Stayavin Novrita Larope lantaran ia tidak bisa masuk ke rumahnya karena terkunci. 

Tak berselang lama, sekitar pukul 11.00 WITA saksi Andi Nuri tiba di TKP selanjutnya membantu membuka pintu depan (pintu gebyog). Namun setelah pintu depan terbuka saksi memberi tahu ibu korban bahwa dirinya mencium bau tidak sedap. Sehingga meminta saksi Andi untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua lingkungan dan pihak kepolisian. 

"Menerima laporan tersebut jajaran Polsek Sukawati mendatangi TKP, dan seizin ibu korban personil membuka paksa pintu kamar korban," bebernya. 

Dan alangkah terkejutnya ibu korban saat menyaksikan tubuh putranya sudah telungkup diatas kasur dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dan di dalam kamar korban ditemukan sejumlah obat. 

“Melihat dari kondisi korban, diperkirakan korban sudah meninggal dunia lebih dari 4 hari, dimana wajah korban sudah mulai busuk dan berulat,” imbuhnya. 

Ditambahkannya jika berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. 

“Menurut keterangan ibu korban, bahwa korban berhubungan terakhir melalui telepon pada tanggal 24 April 2024, setelah itu baik saksi tidak sempat menghubungi korban. Tapi dalam kesehariannya korban memang susah dihubungi karena korban merupakan anak yang introvert dan kesehariannya disibukkan dengan membuat permainan game dan kuliahnya,” tandasnya. 

 

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #Gianyar - Bali #mahasiswa #membusuk #Introvert #bau #glamping #jenazah