TABANAN, BALI EXPRESS - Proses pemugaran dan renovasi kawasan Pura Luhur Tanah Lot, Tabanan, Bali telah dimulai untuk memperbarui keindahan dan keberlangsungan warisan budaya ini.
Tahap awal pemugaran melibatkan perbaikan tembok penyengker dan pembatas pura, dimulai pada akhir April dengan proses matur piuning.
Menurut Asisten Manager DTW Tanah Lot, Putu Toni Wirawan, renovasi dilakukan dalam dua tahap.
Saat ini, tahap awal fokus pada pembongkaran tembok penyengker dan pembatas pura, yang keduanya penting bagi struktur Pura Luhur Tanah Lot.
Wirawan menjelaskan bahwa perbaikan tahap awal ini diperkirakan berlangsung selama enam bulan ke depan.
"Setelahnya, akan dilakukan penggantian pelinggih di seluruh area Pura Tanah Lot," ungkapnya.
Meskipun ada proses pemugaran, kunjungan wisatawan ke Tanah Lot tetap stabil, dengan rata-rata lebih dari 2.000 orang per hari, didominasi oleh wisatawan domestik.
Aktivitas wisatawan tidak terganggu karena proses pemugaran dilakukan di area yang tidak dikunjungi oleh wisatawan.
Wirawan menegaskan bahwa meskipun naik ke atas Pura Luhur Tanah Lot tidak diperbolehkan, aturannya telah berlaku sejak dulu, bukan karena adanya pemugaran.
Diharapkan kunjungan wisatawan akan meningkat pada bulan Mei ini, seiring dengan adanya study tour dari sekolah di luar Bali.
Dengan demikian, pemugaran Pura Tanah Lot tidak mengganggu pengalaman wisatawan dan tetap mendukung keberlanjutan warisan budaya ini.