Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kejadian Kebakaran Rumah Kos di Sesetan Bikin Miris: Terdengar Teriakan dan Tangisan

I Gede Paramasutha • Selasa, 7 Mei 2024 | 17:56 WIB
MIRIS: Kebakaran rumah kos di Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin, 6 Mei 2024 bikin miris. Sempat terdengar teriakan dan tangisan.
MIRIS: Kebakaran rumah kos di Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin, 6 Mei 2024 bikin miris. Sempat terdengar teriakan dan tangisan.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kebakaran hebat yang melanda rumah kos kosan di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin (6/5) sekitar pukul 23.00 WITA bikin miris.

Sebab, insiden itu memakan tiga korban jiwa yang diduga merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Menurut Informasi yang dihimpun di lapangan, korban diketahui ayah bernama Ari Sanjaya, ibu Nopik Mertasari dan anak yang masih balita bernama Putu Gede Agus.

Berdasar keterangan saksi berinisial IK, 24, kepada polisi, awal kejadian ini diketahui ketika ia baru datang dari menjemput temannya M, 25, yang pulang kerja sekitar pukul 22.40. Saat sampai di TKP, mereka melihat ada korban api yang menyala besar.

"Saksi mendengar suara meminta tolong dari dalam rumah, juga terdengar teriakan ibu-ibu dan tangisan anak kecil," beber sumber, Selasa (7/5).

Sehingga, mereka langsung meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Setahu IK, tidak melihat ada korban yang di dalam kontrakan yang keluar.

Musibah itu pun dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar. Tak berselang lama, tiga unit mobil Damkar tiba si lokasi. Amukan si jago merah daoat dijinakkan sekitar pukul 00.30 WITA.

"Setelah api padam, warga baru mengetahui bahwa ada tiga korban jiwa di dalam kos-kosan," tambah sumber.

Menurut pemilik kontrakan atau kos-kosan bernama I Ketut Suardana, para korban mulai mengontrak rumah dari 19 Desember 2023, dengan biaya sewa bulanan sebesar Rp 1,2 juta.

Korban istri sehari-harinya jualan online, sedangkan suaminya bekerja di Benoa.

Adapun penyebab kebakaran belum diketahui dan menunggu Labfor Polda Bali untuk melakukan pemeriksaan.

Kini jenazah para korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.

Secara rinci kronologi kejadian kebakaran rumah kos Senin, 6 Mei 2024 adalah:

22.40 WITA: IK, saksi, baru pulang kerja dan tiba di TKP. Dia melihat api besar di kos-kosan.

22.40 - 23.00 WITA: IK mendengar teriakan minta tolong, teriakan ibu-ibu, dan tangisan anak kecil dari dalam rumah.

23.00 WITA: Warga sekitar membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

23.15 WITA: Warga melaporkan kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.

23.30 WITA: Tiga unit mobil Damkar tiba di lokasi.

23.30 - 00.30 WITA: Petugas Damkar memadamkan api.

00.30 WITA: Api padam.

00.30 WITA: Warga mengetahui bahwa ada tiga korban jiwa di dalam kos-kosan. (*)

Kiriman foto monyet masuk pemukiman warga
Kiriman foto monyet masuk pemukiman warga
Editor : Nyoman Suarna
#miris #teriakan #sesetan #tangisan ahok #rumah kos #kebakaran #kronologi 30spki