DENPASAR, BALI EXPRESS - Awal Bulan Mei 2024, Bali benar-benar dirundung kematian tidak wajar. Umat Hindu di Bali menyebutnya sebagai salah pati. Yakni akibat kecelakaan atau pembunuhan.
Total ada 14 orang meninggal dunia dalam 9 peristiwa yang terjadi di seluruh wilayah Bali pada awal Mei ini.
Diawali dengan kematian tiga sekawan dalam sebuah kecelakaan maut di Buleleng, Bali.
Selain itu, ada dua peristiwa kecelakaan maut lainnya juga merenggut jiwa warga Bali yakni di Klungkung dan Bangli.
Kemudian ada dua kasus pembunuhan PSK yang terjadi di Kuta dan Denpasar.
Dari laut, ada empat orang meninggal dunia. Hal ini terjadi di Pantai Legian Badung, Pantai Saba Gianyar dan Pantai Lovina Buleleng.
Yang tak kalah tragis terjadi pada kebakaran yang menimpa sebuah kos-kosan dan menyebabkan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anaknya meninggal dunia.
Berikut rangkuman peristiwa kematian tidak wajar yang merundung Bali pada awal Mei ini:
- Kamis, 2 Mei 2024 (Malam)
Tiga Sekawan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Buleleng, Bali!
Tragedi kecelakaan maut merenggut nyawa tiga sahabat di Jalan Raya Seririt - Pupuan KM 35.200 wilayah Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (2/5) malam.
Kronologi Kejadian
Pada Kamis (2/5) malam sekitar pukul 21.30 WITA, Putu Kendi (28), mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DK 5949 QI, bersama dua orang temannya, Gede Yusa Mahendra (21) dan Gede Gilang (23), melaju dari arah Selatan menuju ke arah Utara.
Setibanya di TKP, Kendi kehilangan kendali atas sepeda motornya dan oleng ke kanan hingga menabrak pohon asam di sisi kanan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, ketiga sahabat itu mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kabar Duka dan Pemakaman
Kabar duka meninggalnya ketiga pemuda tersebut sontak menggemparkan media sosial. Video pemakaman mereka pun viral dan banyak warganet yang menyampaikan bela sungkawa.
Ketiganya dimakamkan di setra Desa Subuk, Busungbiu, pada Jumat (3/5). Video yang beredar di Facebook menunjukkan tiga makam baru yang berdampingan dengan penampakan keranda yang sama.
Duka Mendalam dan Doa dari Warganet
Video tersebut menarik perhatian warganet karena keterangannya yang menyebutkan bahwa ketiga individu tersebut meninggal dunia secara bersamaan.
Banyak warganet yang mengirimkan doa-doa untuk ketiga almarhum agar diterima di sisi-Nya dengan baik.
- Jumat 3 Mei 2024 (Dini Hari)
PSK Cantik Dibunuh Pelanggannya di Kuta, Jasad Dimasukkan Koper!
Seorang PSK di Bali bernama Rianti Agnesia (23) ditemukan tewas dibunuh dengan sadis oleh pelanggannya di sebuah kos-kosan di Kuta. Pelaku, Amrin AL Rasyid Pane (20), telah ditangkap dan terancam hukuman berat.
Kasus tragis ini terungkap berkat kesigapan Unit Reskrim Polsek Kuta yang berhasil menangkap pelaku di hari yang sama.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula ketika Amrin memesan Rianti melalui aplikasi dan menyepakati harga Rp 500 ribu.
Setelah berhubungan badan, Amrin membayar sesuai kesepakatan. Namun, Rianti kemudian meminta tambahan Rp 500 ribu, sehingga totalnya menjadi Rp 1 juta.
Merasa dirugikan, Amrin tidak terima dan cekcok mulut pun terjadi. Rianti mengancam akan mendatangkan pacarnya dan teman-temannya.
Diliputi emosi, Amrin nekat menghabisi nyawa Rianti dengan cara menikamnya berkali-kali menggunakan pisau dapur.
Usaha Penutup-nutupan yang Sia-sia
Setelah Rianti tewas, Amrin berusaha menutupi jejak kejahatannya dengan memasukkan jasadnya ke dalam koper. Namun, berkat kejelian petugas, aksi kejinya terbongkar dan ia pun diringkus.
- 3. Sabtu 4 Mei 2024 (Malam)
Pembunuhan Sadis di Penginapan Bali, PSK asal Jember Ditemukan Tewas Terjerat Kabel Catokan!
Masyarakat Bali kembali dikejutkan dengan kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang wanita bernama Fatimah (47) di sebuah penginapan di Gang Taman, Jalan Raya Pemogan, Desa Pemogan, pada Sabtu (4/5).
Pelaku Ditangkap, Identitas Segera Diungkap
Polsek Denpasar Selatan bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini. Pelaku pembunuhan telah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Densel di kawasan Benoa pada Sabtu malam.
"Saat ini pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Densel untuk proses lebih lanjut," ujar sumber.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan penangkapan tersebut.
Ia menambahkan, identitas pelaku dan rincian kasusnya akan segera diungkap ke publik melalui press release di Mapolsek Denpasar.
Kronologi dan Temuan Bukti
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, hasil olah TKP menunjukkan korban diduga dibunuh dengan cara lehernya dijerat menggunakan kabel catokan rambut.
"Petugas mengamankan beberapa barang bukti milik korban, seperti KTP, Kartu Nikah, dompet, kartu-kartu identitas lainnya, dan kabel catokan rambut yang digunakan untuk menjerat leher korban," tuturnya.
Jenazah wanita asal Jember, Jawa Timur tersebut, untuk sementara masih berada di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.
Penemuan Jasad oleh Karyawan Penginapan
Kronologi penemuan jasad berawal dari saksi karyawan penginapan bernama Ni Putu Puspa Dewi (40) yang datang ke TKP untuk sembahyang di Pura Tugu.
Seusai sembahyang, Puspa meninggalkan lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Namun, tak jauh dari penginapan, dia ditelepon oleh penyewa kamar bernama Yuslaelani yang melaporkan adanya orang tak sadarkan diri di TKP.
Puspa kemudian kembali ke lokasi dan bersama karyawan lainnya, Yuslaelani, dan Pecalang I Wayan Mustana, menemukan korban tergeletak tak bernyawa di lantai tanpa busana.
Puspa pun melaporkan kejadian tersebut kepada Kelian Dinas Banjar Sakah, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
- Minggu, 5 Mei 2024 (Dini Hari)
Remaja Asal Tabanan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut Tabrak Truk di Klungkung, Diduga Truk Kabur!
Seorang remaja asal Tabanan, I Made Agus Verda Adisaputra (18 tahun), menghembuskan nafas terakhirnya dalam kecelakaan maut di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Klungkung, Bali, pada Minggu dini hari (5/5) sekitar pukul 02.20 WITA.
Kronologi dan Luka Korban
Adisaputra yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi DK 2672 GBJ melaju dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, ia kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk yang pengemudinya tidak diketahui identitasnya. Truk tersebut melaju dari arah yang sama.
Akibat benturan keras, Adisaputra mengalami luka lecet pada jidat, telinga, dan hidung yang mengeluarkan darah, luka lecet pada jari kaki kiri, dan cedera kepala berat (CKB).
Upaya Penyelamatan dan Kematian Korban
Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis di IGD RSU Grha Bhakti Medika Klungkung, Adisaputra tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Kondisi Lokasi dan Dugaan Truk Kabur
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa jarak pandang saat kejadian terhalang karena kurangnya lampu penerangan jalan.
Jalan tersebut merupakan jalan lurus satu arah dengan dua lajur dari arah timur ke barat dengan batas median, dan terdapat marka garis putus-putus berwarna putih sebagai pembatas jalur.
Dugaan sementara, truk yang terlibat dalam kecelakaan ini kabur meninggalkan tempat kejadian.
- Minggu 5 Mei 2024 (Pagi)
Kernet Truk Tewas Tertimpa Kendaraan di Bangli, Bali!
Tragedi menimpa seorang kernet truk bernama Budi Purwanto (46) di Kabupaten Bangli, Bali, pada Minggu (5/5) pagi.
Korban tewas tertimpa truk muat pakan babi yang dikemudikannya sendiri di jalur Susut-Tampaksiring, tepatnya di Banjar Selat Kaja Kauh, Desa Selat, Kecamatan Susut.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula saat truk N 9475 UZ yang dikemudikan Sasmiko Hadi (46) mengalami mati mesin di jalan tanjakan.
Truk tersebut kemudian berjalan mundur (ngatrek) dan menabrak truk DK 8089 OL yang dikemudikan oleh Ida Bagus Susilo.
Pada saat tabrakan terjadi, Budi Purwanto yang merupakan kernet truk Sasmiko Hadi memutuskan keluar dari pintu sebelah kiri.
Namun, naas, truk kuning tersebut terguling ke arah kiri saat bersamaan dan menimpanya.
Korban tidak dapat menghindar dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Upaya Penanganan dan Identitas Korban
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bangli, Ipda I Ketut Karya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.45 WITA.
"Korban mengalami luka-luka dan meninggal di tempat kejadian," jelas Karya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Bangli.
"Hari ini rencana dibawa pulang ke rumah korban," kata Karya.
Menurut informasi, truk yang mengalami mati mesin di jalan tanjakan tersebut bermaksud menuju Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli. Namun, kecelakaan terjadi sebelum truk tersebut sampai di tujuan.
- Minggu 5 Mei 2024 (Pagi)
Turis Tiongkok Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Lovina, Bali: Keindahan Bawah Laut Berujung Tragedi!
Liburan seorang turis asal Tiongkok bernama Lu Furong (30) di Bali harus berakhir tragis. Lu Furong ditemukan meninggal dunia saat snorkeling di Pantai Lovina, Buleleng, pada Minggu (5/5) pagi.
Kronologi Kejadian
Lu Furong dan rombongan wisatawan Tiongkok lainnya, yang menginap di Jimbaran, tiba di Pantai Lovina untuk menikmati keindahan bawah laut dan melihat lumba-lumba.
Mereka menyewa perahu dan didampingi oleh pemandu wisata lokal bernama Kadek AW (43).
Kecelakaan terjadi saat salah satu teman Lu Furong meminta dijemput oleh pemandu wisata dengan jarak sekitar 10 meter dari perahu.
Setelah teman tersebut naik ke perahu, mereka mencari Lu Furong yang tidak kunjung muncul.
Diduga, Lu Furong tenggelam setelah tidak mengikuti arahan pemandu wisata untuk menggunakan pelampung saat menyelam untuk melihat lumba-lumba.
Upaya Penyelamatan dan Kematian Lu Furong
Lu Furong akhirnya ditemukan mengambang di permukaan air. Pemandu wisata segera memberikan pertolongan pertama dan membawa Lu Furong ke darat. Namun, upaya penyelamatan nyawa tidak berhasil. Lu Furong dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RS Paramasidhi Singaraja.
- Minggu 5 Mei 2024 (Sore)
Pria Terseret Arus di Pantai Legian, Satu Orang Meninggal!
Liburan di Pantai Legian, Kuta, Badung, berujung tragis bagi seorang pria bernama Orlando (30) asal Medan, Sumatera Utara.
Pria asal Kecamatan Pangkur Batu, Kota Medan, Sumatera Utara tersebut didapati terdampar di bibir pantai Selasa (7/5) sekitar pukul 07.00 WITA.
Sayangnya, pria tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Kronologi Kejadian
Pada Minggu (5/5) sore, Orlando bersama temannya, Pranabolon Siahaan (32), dan istrinya, Elfrianti (30), datang ke Pantai Legian untuk berlibur.
Awalnya, mereka hanya jalan-jalan dan duduk-duduk di pinggir pantai. Sekitar pukul 16.30 WITA, Orlando mengajak Pranabolon untuk berenang, sedangkan Elfrianti memilih menunggu di bibir pantai karena takut berenang.
Beberapa saat setelah berenang, kedua korban terseret arus laut yang kuat.
Upaya Penyelamatan dan Pencarian
Petugas Balawista yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan menggunakan selancar. Berhasil menyelamatkan Pranabolon, namun Orlando tidak ditemukan.
Hingga akhirnya ditemukan dua hari setelah kejadian.
- Minggu 5 Mei 2024 (Petang)
Tiga Remaja Terseret Arus di Pantai Saba, Dua Meninggal: Keindahan Laut Berujung Tragedi!
Liburan tiga remaja dari Desa Bonyoh, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, berujung tragis saat mereka bermain di Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali, pada Minggu (5/5). Ketiga remaja tersebut terseret arus laut yang ganas.
Satu Selamat, Dua Meninggal
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, didampingi oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN. Dibya Presasta, salah satu korban, I Nyoman Hendra Pranata, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Namun, dua remaja lainnya, I Made Marik (16 tahun) dan Aditya (15 tahun), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kronologi Kejadian
Pada Minggu (5/5) sore, ketiga remaja tersebut bersama dengan rombongan lain berangkat dari Kintamani menuju Pantai Saba dengan menggunakan sepeda motor.
Sekitar pukul 18.20 WITA, saat sedang asyik bermain di pantai, mereka tiba-tiba terseret arus laut yang kuat.
Upaya Pencarian dan Evakuasi
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Balawista Gianyar, BPBD Gianyar, TNI AL, Polri, Pecalang, dan masyarakat setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap para korban.
Pada Senin (6/5) pagi sekitar pukul 06.40 WITA, Made Marik ditemukan mengambang sekitar 200 meter dari lokasi awal mereka mandi. Namun, ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pencarian kemudian dilanjutkan untuk menemukan Aditya. Akhirnya, sekitar pukul 15.00 WITA, jasad Aditya berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan. Sama seperti Marik, Aditya juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah Dikembalikan ke Keluarga
Jenazah Made Marik dan Aditya telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Bonyoh, Kintamani, Bangli, atas permintaan keluarga.
- Senin 6 Mei 2024 (Malam)
Kebakaran Melanda Kos di Sesetan, Tewaskan Satu Keluarga!
Tragedi kebakaran melanda sebuah kos-kosan di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin (6/5) malam. Kejadian ini merenggut nyawa satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak balita.
Identitas Korban dan Kronologi Kejadian
Identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban adalah Ari Sanjaya (ayah), Nopik Mertasari (ibu), dan Putu Gede Agus (anak balita).
Menurut keterangan saksi IK (24) yang baru tiba di TKP sekitar pukul 22.40 WITA, ia melihat kobaran api besar dan mendengar teriakan meminta tolong, tangisan ibu-ibu, dan anak kecil dari dalam rumah.
Upaya pemadaman api dilakukan oleh warga sekitar dengan alat seadanya dan kemudian dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.
Tiga unit mobil Damkar tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 00.30 WITA.
Kerusakan dan Korban
Kebakaran tersebut menghanguskan kos-kosan berisi empat kamar dan dua unit sepeda motor. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Tragisnya, setelah api padam, tiga orang ditemukan meninggal dunia di dalam kos-kosan.
Penyebab dan Penanganan
Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan menunggu pemeriksaan oleh Labfor Polda Bali. Jenazah para korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa seluruh Pos Regu Damkar di Kota Denpasar dikerahkan untuk memadamkan api. ***
Editor : I Putu Suyatra