Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penyebab Satu Keluarga di Bali Meninggal dalam Kebakaran: Cerita Kadis Damkar Denpasar Ini Mungkin Bisa Jadi Petunjuk

I Gede Paramasutha • Rabu, 8 Mei 2024 | 03:49 WIB
TKP: Kondisi dua sepeda motor yang menjadi korban kebakaran di Sesetan, Denpasar, Bali.
TKP: Kondisi dua sepeda motor yang menjadi korban kebakaran di Sesetan, Denpasar, Bali.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Penyebab kebakaran yang menewaskan ayah, ibu dan balitanya di Denpasar, Bali Senin malam (6/5) masih  misterius. Tapi, cerita dari tim Damkar Denpasar bisa menjadi petunjuk.

Kebakaran hebat itu terjadi di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Korban kebakaran yang merupakan satu keluarga kecil. Mereka adalah I Made Ari Sanjaya (ayah), Komang Novi (Nopik) Mertasari (ibu), dan balita Putu Gede Artha (Agus) Dharma Sankara.

Ketiganya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berdempetan di kamar mandi.

Sebelum ditemukan meninggal, petugas pemadam kebakaran (damkar) yang tiba di lokasi tidak tahu ada korban di dalam.

Sebab, informasi warga yang mereka terima bahwa di dalam kos-kosan tersebut dalam kondisi kosong.

"Kami bisa sampai sekitar 6 menit, cuma akses mengarah ke rumah yang terbakar itu memang cukup sulit karena gangnya panjang," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana, Selasa, 7 Mei 2024.

Drama di Balik Pemadaman Api: Tim Pemadam Terkejut Temukan 3 Jenazah Korban

Meski terhambat akses yang sulit, dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya berhasil mencapai lokasi kebakaran di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin (6/5) malam.

Saat proses pemadaman berlangsung, petugas sempat menanyakan kepada warga tentang kondisi di dalam kos-kosan atau kontrakan. Warga menjawab bahwa kos-kosan tersebut dalam keadaan kosong.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas melanjutkan proses penyemprotan air untuk memadamkan api.

Namun, proses pemadaman sempat terhenti sejenak karena adanya aliran listrik yang masih hidup. Petugas pemadam kebakaran kemudian meminta tim PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.

"Setelah aliran listrik diputus, petugas melanjutkan proses penyemprotan air dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat," ungkapnya.

Penemuan Tak Terduga

Setelah api padam, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di area bangunan.

Di sinilah drama dimulai. Saat tiba di kamar mandi, mereka dikejutkan dengan penemuan kaki.

Ternyata, di balik kaki tersebut terdapat tiga jenazah korban tewas yang berdempetan dalam ruang sempit kamar mandi.

"Penemuan ini tentu mengejutkan para petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar," ungkap Tirana.

Penyebab Kematian dan Ketidakmampuan Korban Melarikan Diri

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, para korban tidak terkunci di dalam kamar mandi.

Kemungkinan besar, mereka terjebak dan tidak bisa keluar dari area kontrakan karena api yang membesar.

Berdasarkan informasi dari warga, api diduga berasal dari korsleting listrik dan jatuh ke sadel sepeda motor milik korban di dalam kontrakan.

Ledakan tangki motor kemudian memicu kebakaran yang membesar dengan cepat.

Tragedi yang Mengguncang

Kebakaran ini tidak hanya merenggut nyawa satu keluarga, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dan pentingnya memiliki jalur evakuasi yang aman. ***

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #listrik #damkar #denpasar #kebakaran #korsleting