BALI EXPRESS- Senator DPD RI terpilih Niluh Djelantik menanggapi pernyataan Menparekraf RI Sandiaga Uno yang menyebut bahwa penamaan New Moscow di peta wilayah Canggu bisa menjadi peluang bagi Bali.
Hal ini terlihat dalam komentar yang diberikan aktivitas perempuan dari Bali itu pada unggahan di akun @punapibali pada Kamis (16/05).
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut Penamaan 'New Moscow' di Canggu Hal Wajar; Bisa Jadi Peluang untuk Bali
Dalam unggahan di akun tersebut memposting potongan statement Sandiaga Uno terkait munculnya nama New Moscow di peta wilayah Canggu yang sempat menghebohkan warganet.
“Sandiaga Uno sebut daerah New Moscow bisa jadi peluang bagi Bali,” tulis dalam narasi unggahan tersebut dikutip pada Jumat (17/05).
Niluh Djelantik pun menyebut pernyataan Sandiaga Uno itu blunder.
“Hadeh Mas Menteri jeg blunder ne,” komentar Niluh Djelantik.
Baca Juga: Tiga Pelaku Kematian Vina Masih Buron, Hotman Paris Curiga Ada Pengaruh Seseorang
Pada komentar lain, NIluh Djelantik juga meminta agar Sandiaga Uno memberikan klarifikasi terkait pernyataanya.
Sebab pernyataan tersebut dinilai menyakitkan untuk orang Bali lantaran banyak warga negara Rusia di Bali tidak menghormati orang Bali.
“Mas @sandiaga Uno, mohon perjelas pernyataan anda mengenai New Moscow. Sangat menyakitkan bagi orang Bali, harap dipahami bahwa kebanyakan orang Rusia di Bali tidak menghormati orang Bali dan rakyatnya,” komentar Niluh Djelantik.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno buka suara terkait viralnya nama daerah ‘New Moscow’ di peta Wilayah Canggu Badung, Bali.
Menurut Sandiaga, penamaan suatu wilayah oleh Warga Negara Asing (WNA) yang hidup berkomunitas di suatu Kawasan adalah hal yang wajar.
Hal tersebut bahkan terjadi pada sering dijumpai di kota-kota besar di dunia seperti munculnya nama kawasan Little India, Little Tokyo, China Town dan K-Town.
"Ini merupakan fenomena yang selalu kita lihat di perkembangan suatu daerah maupun pengelolaan dari urban development, saya di Jakarta juga melihat ada K-town, Korea (Selatan) dan sebagainya," kata dia di Badung, Bali, pada Kamis (16/5/2024).
Bahkan Sandiaga Uno menyebut bahwa penamaan wilayah baru di Canggu itu bisa menjadi peluang bagi Bali.
Baca Juga: Kematian Vina Sempat Disebut Kecelakaan Tunggal, Hotman Paris Minta Kasus Ditarik ke Mabes Polri
Hal itu menunjukkan wisatawan asing beraktivitas dan berinvestasi di Pulau Dewata.
“Mereka berinvestasi dan berkegiatan di sini, kami ingin memastikan semua memberikan dampak ekonomi yang positif dan menjaga kepentingan nasional,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana