Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Di Luar Dugaan, WWF di Pulau Dewata Dihadiri 46 Ribu Peserta, Bali Berpotensi Jadi Hub Investasi

Rika Riyanti • Minggu, 19 Mei 2024 | 14:15 WIB
Delegasi WWF melepaskan burung di Bali pada Sabtu, 18 Mei 2024.
Delegasi WWF melepaskan burung di Bali pada Sabtu, 18 Mei 2024.

DENPASAR, BALI EXPRESS- Acara World Water Forum (WWF) ke-10 yang berlangsung di Bali berhasil menarik perhatian lebih dari 46 ribu peserta dari berbagai penjuru dunia.

Angka itu bahkan untuk pelaksanaan pembukaan acara WWF pada Sabtu, 18 Mei 2024 saja.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Mulyono.  "Rangkaian acara WWF sampai hari ini total ada lebih dari 46 ribu peserta. Tadi pagi yang di Bali saja sudah melebihi 20 ribu," ujar Basuki seusai Balinese Water Purification Ceremony.

Selain menjadi ajang untuk promosi lingkungan, acara ini juga memberikan peluang besar bagi sektor investasi di Bali.

Basuki menyatakan bahwa acara WWF kali ini menjadi kesempatan penting untuk mempromosikan Bali, terutama Kura-kura Bali.

"Saya kira, tadinya bukan di sini tapi tempat lain. Tapi karena WWF saya kira ini menjadi kesempatan untuk mempromosikan, Kura-kura Bali. Ini juga sudah pas dengan tanggal baik Bali. Bukan sembarang tanggal. Tanggalnya kita cari dengan tanggal baiknya juga untuk WWF. Semua ini karena Tuhan, karena Sang Hyang Widhi," tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa ada diskusi penting yang terjadi di luar perkiraan, terkait pengembangan Bali sebagai hub investasi.

"Dan banyak event yang terjadi di luar dugaan kita, seperti family office ada pembicaraan di mana kita dorong Bali menjadi hub, seperti di Hongkong dan Singapore. Tadi berkumpul sekitar 20 orang pemain besar. Mereka mengatakan bahwa Bali ini bawa happiness. Bawa juga kehidupan yang bahagia. Jadi mereka mau taruh duitnya di Indonesia," kata Luhut.

Luhut menambahkan, fasilitas family office yang sedang dirampungkan akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo pada awal Juni.

"Kalau ada nanti family office, maka Bali mereka minta untuk menjadi hub, link dengan Singapore, Hongkong, Dubai, dan sebagainya. Mereka juga minta ada rumah sakit yang bagus dan fasilitas lain, serta menyangkut masalah hukum," ujarnya.

"Banyak proyek yang kita bicarakan dengan family office karena mereka menaruh dana yang sangat besar nantinya kalau semua berjalan dengan baik," tambahnya.

Dengan partisipasi yang tinggi dan diskusi investasi yang menjanjikan, Bali semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi global yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga peluang ekonomi yang menggiurkan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #wwf