Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Buat Konten Lecehkan Perempuan Bali, Kreator Konten Ini Tuai Kecaman Warganet

Wiwin Meliana • Senin, 20 Mei 2024 | 15:31 WIB

Akun SINII Digital diserbu warganet usai buat konten diduga lecehkan perempuan Bali
Akun SINII Digital diserbu warganet usai buat konten diduga lecehkan perempuan Bali

BALI EXPRESS-Sebuah konten yang diproduksi oleh akun @siniidigital menjadi sorotan warganet Bali.

Pasalnya, salah satu konten yang dibuat oleh akun tersebut diduga berisi pelecehan secara verbal terhadap perempuan Bali.

Konten yang berjudul Gek Bali itu berisi tentang tawar menawar harga seorang perempuan Bali oleh seorang laki-laki.

Baca Juga: Begini Cara Menggunakan Mobile Client for WhatsApp Web Terbaru 2024

Dalam video terlihat seorang perempuan yang menggunakan kebaya merah direpresentasikan sebagai perempuan Bali.

“Barang baru lagi nih, Gek Bali. SULE selera Bule,” ucap seorang laki-laki dalam video yang seolah menawarkan perempuan itu kepada seorang laki-laki.

“Dia jago kali bikin sate lilit, aromanya sambel matah, tapi ini versi halalnya,” ujar laki-laki dalam video dikutip dalam video yang beredar di media sosial, pada Senin (20/05).

Baca Juga: Bupati Giri Prasta Hadiri Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung

Kemudian pria tersebut juga menyebut bahwa perempuan tersebut memiliki kekurangan bahwa pada siang hari suka berisik karena suka ASMR tes kriuk.

“Open nya berapa,” tanya seorang laki-laki.

“Full versi kayak gini, 5 juta,” jawab laki-laki dalam video.

Namun tanpa diduga si pri satunya menyebut bahwa harga tersebut kemahalan dan menawar dengan harga Rp 3 juta.

Namun tak mau harga ditawar, si pria satunya kembali membeber kelebihan si perempuan yang disebut Gek Bali itu.

Baca Juga: Bahas Pilkada, Gerindra Mulai 'PDKT' dengan Sejumlah Partai di Klungkung

Ia menyebut bahwa rambut yang dimiliki perempuan tersebut seperti senja di Pantai Kuta.

“Anak-anak Sini Digital ga usah jauh-jauh datang ke Bali buat lihat senja, nih liat rambutnya, Senja Kuta,” ujar laki-laki tersebut.

Namun  setelah si laki-laki menyebut bahwa si perempuan bisa main mata dengan nyeledet (Gerakan mata dalam tarian Bali), si pria satunya pun sanggup membayar perempuan tersebut dengan harga Rp 9 juta.

Sontak saja video tersebut mengundang kemarahan warganet di media sosial.

Banyak warganet yang merasa miris dengan ide dari creator dalam membuat konten yang dinilai tidak mendidik.

Baca Juga: Bahas Pilkada, Gerindra Mulai 'PDKT' dengan Sejumlah Partai di Klungkung

“Udah kayak agen women trafficking, gini kok dibilang konten creator, bikin konten yang bermanfaat bukan sampah seperti ini,” tulis akun @helene_non_ragil.

“Sedih banget ya, perempuan yang ada di konten pun seperti menikmati konten tersebut, padahal sedang dilecehkan. Mungkin karena si perempuan ga ngerasa keberatan, maka si pembuat konten ga merasa itu konten termasuk pelecehan,” komentar akun @listyaevans.

Kini, konten tersebut sudah takedown oleh akun @siniidigital, namun telah dibagikan oleh beberapa akun di media sosial.

Editor : Wiwin Meliana
#kecaman #SINII Digital #lecehkan #perempuan bali #konten