BALI EXPRESS- Senator terpilih Niluh Djelantik menanggapi sinis permintaan maaf dari kreator SINII Digital yang dibuat melalui Instagram Story.
Meski telah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf terkait konten yang berjudul Gek Bali, namun Niluh Djelantik menilai hal tersebut tidaklah cukup.
Baca Juga: Konten Gek Bali Diduga Lecehkan Perempuan Bali, Kreator SINII Digital Akhirnya Minta Maaf
Konten Gek Bali menuai kecaman warganet lantaran diduga berisi pelecehan terhadap perempuan Bali.
“Pelecehan terhadap perempuan tidak bisa dibiarkan. Minta maaf pake story. Kalian pikir kami apaan?” tulis Niluh Djelantik pada Minggu (19/05) di akun Instagramnya.
Niluh Djelantik menilai konten yang dibuat oleh SINII Digital sangat merendahkan martabat perempuan.
“Kalian bikin konten seolah menganggap perempuan adalah barang. Sungguh merendahkan martabat sesama kalian,” tulisnya.
Baca Juga: Diduga Buat Konten Lecehkan Perempuan Bali, Kreator Konten Ini Tuai Kecaman Warganet
Niluh Djelantik pun mendesak agar pihak managemen SINII Digital membuat permohonan maaf secara resmi.
“Kami tunggu 1x24 jam permintaan maaf resmi dari pihak manajeman dan pembuat konten. Posting di feed kalian. Jangan jadi pengecut. Berani berbuat harus berani bertanggung jawab,” tulis Niluh Djelantik.
Sebelumnya, Usai mendapat sorotan dan kritikan tajam dari warganet di media sosial, konten kreator dengan nama akun @siniidigital akhirnya minta maaf.
Hal ini usai, konten yang berjudul Gek Bali diduga melecehkan perempuan Bali itu viral dan mendapat kecaman dari warganet Bali.
Baca Juga: Begini Cara Menggunakan Mobile Client for WhatsApp Web Terbaru 2024
Melalui Instagram storynya, akun @siniidigital membuat klarifikasi dan juga permintaan maaf terkait konten yang dibuatnya.
“Hallo teman-teman. Barusan Instagram kita didatengin banyak sekali komentar terkait dengan konten yang berjudul ‘Gek Bali’ ini,” tulis akun tersebut pada Minggu (19/05).
Lebih lanjut, akun tersebut mengungkap bahwa banyak warganet yang tersinggung dengan konten yang mereka buat.
“Izin menjelaskan sedikit klarifikasi, konten ini sebenarnya dibuat untuk parodi konten tren flip koin yang sempat viral,” jelas akun @siniidigital.
Baca Juga: Bupati Giri Prasta Hadiri Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung
Mereka menyebut bahwa konten tersebut sama sekali tidak bermaksud menyinggung dan merendahkan perempuan Bali.
Pihaknya pun meminta maaf atas konten Gek Bali yang telah dibuat.
“Namun apabila ada teman-teman yang menilai konten kami tidak bermutu dan menyinggung, segenap keluar besar SINII digital meminta maaf dan ke depannya akan lebih bijak lagi dalam membuat konten,” tulisnya.
Editor : Wiwin Meliana