Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ada 100 Orang Ikut Megibung Lawar Berdarah Mentah pada Acara Pernkahan di Karangasem Bali, 8 Orang Dirawat

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 24 Mei 2024 | 13:03 WIB

Petugas mendatangi rumah korban dugaan maningitis di Karangasem, Bali.
Petugas mendatangi rumah korban dugaan maningitis di Karangasem, Bali.

KARANGASEM, BALI EXPRESS - Sejumlah warga di Banjar Dinas Kreteg, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, Bali diduga mengalami meningitis setelah menyantap olahan lawar merah yang mengandung darah mentah dalam acara megibung (makan bersama).

Beberapa di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Baik di Karangasem, maupun Denpasar.

Kadek Budiarta, Kepala Wilayah Banjar Dinas Kreteg, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Ringankan Beban Umat, PHDI Klungkung Gelar Upacara Manusa Yadnya Masal Gratis

Namun, ia belum dapat memastikan penyebab pasti penyakit yang dialami warganya.

Gejala yang dialami warga meliputi demam, pusing, sakit sendi, dan kaku pada leher.

Dugaan ini menguat setelah diketahui mereka sempat mengonsumsi olahan lawar merah yang mengandung darah babi mentah dalam sebuah acara pernikahan.

"Warga sempat megibung di acara pernikahan, di sana ada olahan lawar merah dengan darah babi mentah," ungkap Kadek Budiarta.

"Dua hari setelahnya, beberapa warga mulai merasakan gejala seperti demam, pusing, sakit sendi, dan kaku leher," tambah Kadek Budiarta, Kepala Wilayah Banjar Dinas Kreteg.

Baca Juga: Terkait Penataan Tebing di Pecatu, Bupati Giri Prasta Sebut Perizinan Sudah Lengkap, Tapi . .

"Ada sekitar 100 orang yang ikut megibung," ujar Budiarta.

Megibung adalah tradisi makan bersama yang sangat kental di Karangasem, Bali.

Hingga saat ini, tercatat belasan warga yang mengalami gejala tersebut.

Bahkan, tujuh di antaranya harus menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit, seperti RSUD Karangasem, RS BaliMed, dan RSUP Prof Ngoerah (Sanglah).

 

Delapan orang di antaranya harus dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya menjalani pemeriksaan di dokter terdekat.

Budiarta berharap tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi.

Sementara itu, I Komang Wirya, Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, mengaku belum menerima laporan pasien meningitis di rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Dewan Badung Ingatkan Tak Ada Pemerasan Investor

"Sejauh ini saya belum mendapat laporan terkait adanya pasien meningitis. Biasanya kalau meningitis itu harus di opname. Nanti kami cek lagi," terang Wirya. *** 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #meningitis #lawar #darah #karangasem #tradisi #mentah #megibung