Pengakuan Pilu Lansia yang Diduga Disiksa Anak Kandung di Karangasem Bali: Ada Luka Lecet dan Lebam
I Putu Suyatra• Minggu, 26 Mei 2024 | 15:23 WIB
TRAGIS : Sarifah menjalani perawatan di rumah sakit setelah sebelumnya diduga dianiaya. (Istimewa)
BALI EXPRESS - Rekaman video yang beredar menunjukkan pengakuan pilu Sarifah, seorang lansia berusia 78 tahun di Karangasem, Bali, yang kerap dimarahi dan disiksa oleh anak kandungnya sendiri.
"Kata anak saya, saya hanya bisa makan tidur, tidak bisa berusaha. Saya disuruh mencuci," ungkap Sarifah dalam rekaman tersebut.
Sarifah tidak hanya dimarahi, tetapi juga menjadi korban kekerasan fisik.
Ia mengaku sering diseret hingga mengalami luka-luka.
Mahyudin, Kepala Wilayah Banjar Dinas Bukit Tabuan, membenarkan adanya laporan penyiksaan terhadap Sarifah, seorang lansia berusia 78 tahun.
Menurut Mahyudin, tetangga sekitar sering mendengar Sarifah menjerit kesakitan setiap pagi.
Dugaan sementara, selain anak kandungnya, Fatoni, menantu dan cucu Sarifah yang sudah lulus SMA juga terlibat dalam penyiksaan ini.
Sarifah memiliki lima orang anak.
Tiga di antaranya tinggal di luar Desa Bukit, sedangkan dua di antaranya, Fatoni dan saudara perempuannya, tinggal di Desa Bukit.
Namun, Fatoni dan saudara perempuannya tinggal berjauhan.
"Fatoni yang mengajak ibunya tinggal bersamanya," jelas Mahyudin.
Meskipun Fatoni tampak normal seperti warga pada umumnya, Mahyudin mengungkapkan bahwa hubungan Fatoni dengan tetangga tidak harmonis.
Geram Melihat Kondisi Lansia, Warga Laporkan Anak Kandung ke Polisi
Warga di Karangasem yang geram melihat kondisi Sarifah, seorang lansia yang diduga menjadi korban penyiksaan anak kandungnya, Fatoni, lantas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Karangasem.