Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

MUI Larang Ucapkan Selamat Hari Raya Agama Lain, Niluh Djelantik; Sungguh Indah Toleransi di Negeri Ini

Wiwin Meliana • Sabtu, 1 Juni 2024 | 16:02 WIB

Niluh Djelantik tanggapi fatwa larangan mengucapkan selamat hari raya agama lain yang dikeluarkan MUI
Niluh Djelantik tanggapi fatwa larangan mengucapkan selamat hari raya agama lain yang dikeluarkan MUI

BALI EXPRESS- Senator RI terpilih Niluh Djelantik merespons terkait fatwa larangan bagi umat islam untuk mengucapkan selamat hari raya agama lain yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Melalui postingannya, Niluh Djelantik mengunggah ulang sebuah artikel pemberitaan tentang fatwa larangan mengucapkan selamat hari raya agama lain.

Baca Juga: MUI Terbitkan Fatwa Larang Ucapkan Selamat Hari Raya Agama Lain, Tetap Dorong Toleransi dengan Cara Ini

Dalam unggahannya, pengusaha sepatu itu mengucapkan terima kasih kepada MUI.

Pihaknya pun menyinggung soal toleransi yang indah di Indonesia.

“Terimakasih MUI, sungguh indah toleransi di negeri ini,” tulisnya dikutip pada Sabtu (01/06).

Pihaknya pun berharap agar MUI juga mengeluarkan fatwa agar umat lain dapat menjalankan ibadah di rumah denga naman.

Baca Juga: Baru Setahun Bersama Bali United, Pemain Ini Lebih Gacor Ketimbang Spaso, tapi…

“Semoga kalian bisa mengeluarkan fatwa agar umat agama lain dapat menjalankan ibadah di rumah mereka masing-masing denga naman, nyaman dan tentram,” tulis Niluh Djelantik.

Unggahan tersebut pun mendapat respons dari berbagai kalangan di kolom komentar.

“@muipusat ini lagi, ini lagi aja yang di urusin, gak selesai selesai masih aja, bingung sama pemikirannya, memangnya dengan kita mengucapkan auto mengimani, kagak, saya muslim ya, kalo begini caranya memecah belah bangsa,” tulis akun @achmad_sobri23.

“Trus akum au ngucapin Natal sama adik iparku keluarga suami opo yo bisik-bisik? Trus partner bisnisku hari raya opo musti bilang selamat waisak kudu pake kertas?” tanya penyanyi Inul Daratista.

Baca Juga: Aksi Nyeleneh Bule di Bali; Naik ke Atas Kap Mobil Hingga Picu Kemacetan Lalu Lintas

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa melarang umat Islam untuk mengucapkan selamat hari raya bagi agama lain. 

Hal ini diputuskan melalui Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Center, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

 Kegiatan yang mengangkat tema Fatwa: Panduan Keagamaan untuk Kemaslahatan Umat ini digelar pada 28-31 Mei 2023. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin. 

 Baca Juga: Aksi Nyeleneh Bule di Bali; Naik ke Atas Kap Mobil Hingga Picu Kemacetan Lalu Lintas

"Toleransi umat beragama harus dilakukan selama tidak masuk ke dalam ranah akidah, ibadah ritual dan upacara-upacara keagamaan," kata Prof Ni'am saat menyampaikan hasil Ijtima Ulama VIII poin 3 terkait Fikih Toleransi dalam Perayaan Hari Raya Agama Lain. 

Prof Ni'am menuturkan, hal itu seperti mengucapkan selamat hari raya agama lain, menggunakan atribut hari raya agama lain, memaksakan untuk mengucapkan atau melakukan perayaan agama lain atau tindakan yang tidak bisa diterima oleh umat beragama secara umum. 

 

Editor : Wiwin Meliana
#larangan #hari raya #fatwa #ucapan selamat #agama lain #mui #Niluh Djelantik