DENPASAR, BALI EXPRESS - Koalisi Indonesia Maju (KIM) Bali sudah memutuskan nama yang bakal diusung untuk bertarung dalam pemilihan Wakil Wali Kota (Wawalikota) Denpasar.
Hal ini pun sudah direstui oleh Ketua PSI Kaesang Pangarep.
Ketua TKD Prabowo-Gibran Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah bahkan tak segan-segan memperkenalkan Ketua DPW PSI Provinsi Bali I Nengah Adi Susanto sebagai calon Wawalikota Denpasar.
Hal tersebut disampaikannya pada acara malam apresiasi Prabowo-Gibran yang dihadiri langsung pimpinan partai koalisi, anggota TKD Bali serta 60 simpul relawan Prabowo-Gibran yang dihelat di Denpasar, Sabtu (1/6) lalu,
“Kita lihat Mas Kaesang turun gunung. Walau Adi Susanto tidak lolos di DPRD Bali, masak Denpasar gitu-gitu terus," kata De Gadjah.
De Gadjah kemudian meminta Adi Susanto bisa membuat perubahan di Denpasar, terutama masalah sampah yang tak kunjung selesai.
Sementara itu, mengenai Calon Wali Kota Denpasar, De Gadjah hanya memberikan clue dari kalangan "profesional".
“Ada, mungkin dari profesional. Kami minta dari Golkar tidak ada, dari Gerindra juga dari Demokrat tidak ada, jadi dari profesional tapi milik bersama," ungkapnya.
Pihaknya menuturkan, kondisi Denpasar macet dan sampah menumpuk menjadi permasalahan klasik yang tidak pernah ditemui jalan keluarnya.
Hal inilah yang hendak diubah KIM. “Kalau kami, begitu sudah jadi pelayanan masyarakat, loyalitas ke masyarakat itu lebih utama. Kedua partai, ketiga baru pimpinan. Kami libatkan semua pihak," ucapnya.
Di sisi lain, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Bali tampaknya sudah mantap mengajukan nama Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Made Muliawan Arya (Mantra-Mulia) sebagai bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Bali.
Dua nama itu juga mendapat restu dari pusat. Pasalnya, duet Mantra-Mulia ini akan segera menghadap Kepala Sekretariat Kepresidenan Pratikno dan presiden terpilih Prabowo Subianto ke Jakarta.