BALI EXPRESS-Geng Takiya yang sebelumnya diduga terlibat dalam aksi pemukulan di sebuah minimarket 24 jam di Denpasar akhirnya menemui Arya Wedakarna.
Pertemuan itu berlangsung di Museum Bung Karno Renon Denpasar pada Selasa (05/06) dan diunggah melalui Instagram @aryawedakarna.
Baca Juga: HEBOH! Wayan Setiawan Ungkap Tempat Pengoplos LPG 3 Kg, Nyoman Parta Minta Polda Bali Bertindak
Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa geng Takiya merupakan sekelompok anak-anak muda yang berasal dari Wilayah Sanur Denpasar Selatan dan sebagian besar alumni dan siswa SMKN 3 Denpasar.
Pada video, terlihat sejumlah pengurus geng Takiya melakukan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pemukulan di minimarket 24 jam di Denpasar pada Sabtu (01/06).
Geng Takiya menegaskan bahwa sama sekali tidak terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pemukulan yang terjadi di minimarket tersebut.
Baca Juga: Nah Lho! Pemkab Badung Sudah Lama Curiga Ada Pengoplosan Elpiji 3 Kg di Bali, tapi…
Bahkan pengurus Takiya menyebut bahwa tak ada satupun anggota grup yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Meski mengaku tidak terlibat dalam aksi pemukulan dan pengeroyokan yang terjadi, namun grup Takiya mengaku mengenal pelaku pemukulan yang terekam kamera CCTV itu.
“Kenal sih nggak Jik, tapi sekedar tahu (pelaku)” ungkap salah satu anggota Takiya kepada Arya Wedakarna.
Bahkan anggota Takiya menyebut para pelaku merupakan pemuda yang sama-sama tinggal di wilayah Sanur.
Sebelumnya, Akun Instagram @takiya.official berikan klarifikasi usai Arya Wedakarna menduga ada keterlibatan anggota Geng Takiya dalam aksi pemukulan di sebuah minimarket Denpasar.
Melalui kolom komentar pada unggahan Arya Wedakarna, akun @takiya.official membantah jika terduga pelaku yang menggunakan baju geng Takiya merupakan anggotanya.
Pengurus geng Takiya menyebut bahwa terduga pelaku meminjam baju dari temannya.
Baju bertuliskan Takiya itu didapatkan dengan cara membeli di grup atau organisasi Takiya.
Baca Juga: 3 Nama Masuk Bursa Cawabup Pendamping Gede Dana pada Pilkada Karangasem, Ini yang Paling Kuat
“Tiang selaku pengurus ingin mengklarifikasi bahwa yang menggunakan baju nike bukan bagian dari anggota grup atau organisasi tiang, melainkan pelaku meminjam baju dari temannya yang membeli di grup,” tulis akun @takiya.official dikutip pada Senin (04/06).
Editor : Wiwin Meliana