BALI EXPRESS-Usai menegaskan tidak terlibat dalam aksi pemukulan di sebuah minimarket Denpasar, Geng Takiya mengaku siap membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Hal tersebut diungkap dalam pertemuan bersama senator terpilih Arya Wedakarna pada Selasa (4/06) di Museum Bung Karno, Renon Denpasar.
“Saya selaku pendiri grup Takiya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di minimarket di jalan Merdeka. Tidak ada salah satu anggota kami yang terlibat dalam pemukulan. Kami siap membantu pihak kepolisian,” jelas pendiri Takiya dalam video yang dibagikan oleh akun @aryawedakarna.
Pihaknya juga menegaskan bahwa terduga pelaku yang menggunakan baju kaos bertuliskan Takiya bukan anggotanya.
Pengurus Geng Takiya menyebut bahwa pelaku mendapat baju Takiya dari meminjam kepada seorang teman yang membeli baju tersebut ke organisasi Takiya.
“Untuk baju pelaku meminjam kepada temannya yang membeli baju di komunitas saya,” ungkapnya.
Meski mengaku tidak terlibat dalam aksi pemukulan itu, namun pengurus Takiya tak menampik bahwa mereka mengenal para pelaku pemukulan yang terekam kamera CCTV.
“Kenal sih nggak Jik, tapi sekedar tahu (pelaku)” ungkap salah satu anggota Takiya kepada Arya Wedakarna.
Bahkan anggota Takiya menyebut para pelaku merupakan pemuda yang sama-sama tinggal di wilayah Sanur.
Baca Juga: Temui Arya Wedakarna, Geng Takiya Tegaskan Tak Terlibat Pemukulan di Minimarket Denpasar
Pengurus Takiya menyebut sebagian pelaku merupakan orang Bali dan Sebagian merupakan orang luar Bali.
“Yang luar Bali yang bawa sajam, gak pakai baju,” jelas salah satu anggota Takiya.
Editor : Wiwin Meliana