BALIEXPRESS.ID- Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN Bali Mandara telah dimulai pada 8 April dan berakhir pada 30 April 2024.
Setelah itu, dilakukan kunjungan rumah (home visit) dari 13 hingga 18 Mei 2024 untuk menilai kondisi ekonomi keluarga calon siswa SMAN Bali Mandara.
Kemudian, para pelamar mengikuti bootcamp pada 29 hingga 31 Mei 2024. Pengumuman hasil seleksi diterima atau tidak di SMAN Bali Mandara dilakukan pada 15 Juni 2024.
Berdasarkan hal itu, artinya SMAN Bali Mandara tahun ajaran 2024/2025 kembali menerapkan pola pendidikan berasrama.
Siswa yang diterima di SMAN Bali Mandara pun merupakan siswa miskin di seluruh Bali.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMAN Bali Mandara I Gusti Bagus Weda Sanjaya mengatakan sekolah tersebut menerima 150 siswa tahun ini. Tidak menentukan kuota siswa per kabupaten.
“Semua pelamar akan ditentukan peringkatnya berdasarkan tingkat kemiskinannya. Nanti akan ada home visit juga,” kata dia pada Senin, 10 Juni 2024.
Weda Sanjaya pun membenarkan syarat pendaftaran yang dilakukan SMAN Bali Mandara tidak berubah dari pola sebelumnya.
Pelamar dipastikan adalah warga negara Indonesia (WNI) lulusan SMP/MTs dengan KK Provinsi Bali.
Kedua, pelamar berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah (miskin).
Ketiga, sehat jasmani dan rohani. Keempat, bersedia tinggal di asrama selama masa pendidikan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Semuanya sesuai dengan brosur. Tidak ada yang berubah, sama seperti dulu saat kami berasrama,” ungkapnya.
Pengembalian sistem asrama ini merupakan langkah yang kontras dengan kebijakan sebelumnya.
Pada masa pemerintahan Gubernur Bali 2019-2023 Wayan Koster, sistem asrama di SMAN Bali Mandara diubah menjadi sekolah reguler untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak siswa di Bali agar mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Dengan diterapkannya kembali sistem berasrama, SMAN Bali Mandara berharap dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi siswa-siswa dari keluarga kurang mampu di Bali. (*)
Editor : I Made Mertawan