Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

YA AMPUUUN! Korban Tewas Kebakaran Gudang Diduga Oplos LPG di Denpasar Bertambah Jadi 5 Orang

I Gede Paramasutha • Rabu, 12 Juni 2024 | 19:29 WIB

 

Salah satu korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Denpasar yang diduga tempat oplos gas subsidi.
Salah satu korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Denpasar yang diduga tempat oplos gas subsidi.

BALIEXPRESS.ID - Korban kebakaran gudang diduga oplos gas LPG subsidi di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar, Bali, pada Minggu (9/6), bertambah dua orang yang meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal saat ini menjadi lima orang.

Sebagaimana diketahui, tragedi kebakaran melanda Gudang Gas LPG yang kemudian menjalar ke Gudang Pipa sekitar pukul 06.10 WITA.

Ledakan keras menggelegar, memecah keheningan pagi di sekitar Jalan Cargo Taman I.

Warga sekitar yang mendengar suara keras itu sontak berhamburan keluar rumah, diliputi rasa panik.

Pemandangan mengerikan pun tersaji di depan mata mereka. Gudang Gas LPG dilalap api yang membara, asap tebal membumbung tinggi ke langit.

Belasan orang terbakar dan dilarikan ke sejumlah Rrumah sakit di Badung dan Denpasar.

Api dengan cepat menjalar ke gudang pipa paralon yang berada di sebelahnya. Situasi semakin mencekam, asap pekat berbau bahan kimia menyelimuti area sekitar, menghambat upaya pemadaman.

Warga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tujuh unit mobil pemadam dari Denpasar dan satu unit dari Badung dikerahkan untuk memadamkan api.

Setelah berjibaku selama hampir lima jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WITA.

Sebanyak 18 orang jadi korban kebakaran. Mereka adalah karyawan gudang LPG milik Sukojin tersebut.

Pihak Pertamina menyebut gudang tersebut bukan agen atau pangkalan resmi. Bahkan, pihak Pertamina menduga gudang itu jadi tempat pengoplosan gas LPG subsidi ke tabung nonsubsidi.

Di lokasi kejadian juga terdapat banyak tabung ukuran 3 kg (subsidi) dan tabung non subsisi (12 kg dan 50 kg).

Sukojin, pemilik gudang LPG ini juga diakui polisi sudah beberapa kalau ditangkap karena mengoplos gas LPG.

Kini, informasi yang BaliExpress.id himpun, korban yang meninggal tersebut adalah Petrus Jewarut alias Ernus, 31.

Petrus menderita luka bakar grade II AB 80 persen.

Meninggal dunia pada Selasa (11/6), sekitar pukul 21.30 WITA.

Kemudian, Robiaprianus Amput, 23, meninggal dunia pada Rabu (12/6), pukul 10.30 WITA.

Robi menderita luka bakar grade II AB 87 persen

"Benar, ada dua lagi yang meninggal atas nama Jewarut dan Robi, sehingga menjadi lima orang sekarang," ujar Humas RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Dewa Ketut Kresna.

Diketahui, tiga korban yang meninggal sebelumnya yaitu Purwanto, 43, pada Senin (10/6) Pukul 13.45 WITA; Edy Herwanto, 43, pada Senin (10/6) pukul 02.00 wita.

Satu lagiYudis Aldyanto, 33, pada Selasa (11/6), pukul 03.10 WITA. Jenazah mereka sudah dipulangkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Bukan Kintamani, Tapi Glamping Aesthetic Ini Ada di Bedugul Lohh

RS Prof Ngoerah masih merawat 11 korban lagi. Mereka menjalani perawatan intensif di Burn Unit RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.

Selain itu, ada korban kebakaran lain yang dirawat di rumah sakit berbeda. Yakni di ruang ICU RS Wangaya dan ICU RSD Mangusada Kapal. ***

Editor : Y. Raharyo
#korban kebakaran #OPLOS GAS #kebakaran gudang lpg #denpasar #gudang lpg terbakar #Oplos LPG