Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut di Bali yang Tewaskan Lansia Usai Sembahyang: Hati-hati Saat Menyalip dari Kiri

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 13 Juni 2024 | 02:16 WIB

Lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan A.Yani, desa Abiantuwung Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali yang menyebabkan seorang lansia atas nama Resiati,78, meninggal dunia.
Lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan A.Yani, desa Abiantuwung Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali yang menyebabkan seorang lansia atas nama Resiati,78, meninggal dunia.

BALIEXPRESS.ID - Seorang lansia berusia 78 tahun bernama Wayan Resiati meninggal dunia setelah tertabrak truk di Jalan A.Yani, Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Rabu (12/6) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurut Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Adrian Rizki Ramadhan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk box dengan nomor polisi L 8344 AI yang dikemudikan oleh Sunarwo, 43 tahun, asal Ngajuk, Jawa Timur.

Sementara korbannya adalah dengan seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.

Baca Juga: Tempat Ini Cocok untuk Liburan Keluarga Selain Glamping di Kintamani Bali: Bisa Nikmati Berbagai Permainan hingga Tarot Reading

"Korban bernama Ni Wayan Resiati, 78 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami cedera kepala berat," jelas AKP Adrian, Rabu (12/6).

Kronologi Kejadian

Truk box yang dikemudikan Sunarwo melaju dari arah barat menuju timur, atau dari Kota Tabanan menuju Denpasar.

Saat di lokasi kejadian, Sunarwo bermaksud mendahului truk di depannya.

Untuk mendahului, Sunarwo mengambil haluan kiri dan memasuki jalur kiri.

Baca Juga: 5 Tewas dan 13 Sekarat, Sukojin Tak Berani Nongol, Utus Pengacara, Ngaku Tidak Oplos Gas di Gudang Terbakar di Denpasar

Namun, Sunarwo tidak menyadari adanya seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.

Akibatnya, truk yang dikemudikan Sunarwo menabrak Ni Wayan Resiati.

Nenek Resiati meninggal dunia di lokasi kejadian akibat pendarahan pada kepala belakang, hidung, dan telinga, serta patah tulang leher.

Baca Juga: KABAR MENYEDIHKAN! Kadisdikpora Jembrana Benarkan SMP Nasional Melaya Tidak Terima Siswa Baru Mulai Tahun Ini

"Saat kejadian, korban sedang menyeberang jalan ke utara dari arah selatan setelah bersembahyang di sebuah pelinggih yang ada di selatan jalan," ungkap AKP Adrian.

"Truk yang hendak disalip Sunarwo memang sengaja mengurangi kecepatannya untuk memberikan kesempatan kepada nenek Resiati menyeberang jalan," jelas AKP Adrian.

Hingga Rabu sore, Sunarwo masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan.

Jenazah nenek Resiati dititipkan di instalasi kamar jenazah RSUD Tabanan dan akan segera diupacarai oleh pihak keluarga. ***

Baca Juga: Rating Timnas Indonesia Vs Filipina: Bukan Nathan Tjoe A On, tapi Thom Haye dan Rizky Ridho Layak Jadi MoTM

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #kecelakaan #lansia #pelinggih #sembahyang #tabanan