Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PATUT DIPUJI DAN DIUJI! Sekretariat DPRD Provinsi Bali Buat Terobosan Baru, Cara Mudah Ketemu Wakil Rakyat

Rika Riyanti • Jumat, 14 Juni 2024 | 23:32 WIB
INOVASI: Sekretariat DPRD Provinsi Bali perkenalan terobosan baru agar bisa mudah ketemu wakil rakyat. Jangan sampai jauh-jauh datang, tetapi tidak ketemu.
INOVASI: Sekretariat DPRD Provinsi Bali perkenalan terobosan baru agar bisa mudah ketemu wakil rakyat. Jangan sampai jauh-jauh datang, tetapi tidak ketemu.

BALIEXPRESS – Dalam upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola pelayanan kepada masyarakat, Sekretariat DPRD Provinsi Bali meluncurkan terobosan inovasi berupa e-Audiensi.

Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tanpa harus datang langsung ke kantor DPRD.

Sekretaris DPRD Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra, menjelaskan, latar belakang dan manfaat dari inovasi ini diluncurkan sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin bertatap muka dengan pimpinan atau wakil rakyat di Provinsi Bali.

Sebelumnya, banyak kelompok masyarakat yang datang dari jauh, seperti dari Sumber Klampok, Karangasem, dan Nusa Penida, hanya untuk menemui dewan.

Mereka menganggap bahwa wakil rakyat selalu ada di kantor, padahal kenyataannya tidak selalu demikian kecuali ada rapat kerja.

“Peluncuran ini seyogyanya dihadiri oleh Ketua DPRD Bali, namun beliau berhalangan karena harus mengikuti zoom meeting dengan DPP partai,” kata Dewa Putra, Jumat (14/6).

Dengan adanya e-Audiensi, masyarakat kini bisa mengajukan permohonan tatap muka melalui surat, telepon, atau WhatsApp, serta menggunakan aplikasi online yang disediakan.

"Begitu permohonan audiensi masuk, kami akan mengkoordinasikannya dengan pimpinan dan memberikan jadwal kepastian untuk kapan audiensi bisa dilakukan,” jelasnya.

“Ini salah satu fitur alternatif yang kami luncurkan, dan kami berharap masyarakat bisa merespon dengan baik sehingga aspirasi mereka bisa ditampung dan diberikan rekomendasi oleh dewan," lanjutnya.

Ketika ditanya tentang kepastian diterimanya permohonan audiensi, Dewa Putra memastikan bahwa setiap penyampaian aspirasi masyarakat pasti akan diterima, hanya tinggal menyesuaikan jadwal pimpinan.

"Kami akan segera menyusun SOP agar respon bisa dilakukan secepat mungkin, tidak seperti sebelumnya yang berlarut-larut," klaimnya. 

Adapun mengenai kemungkinan audiensi virtual, I Gede Indra Dewa Putra menyatakan bahwa itu adalah usulan bagus yang akan dipertimbangkan lebih lanjut.

"Ini bisa menjadi langkah berikutnya untuk lebih mempermudah masyarakat," katanya. 

Meski begitu, pihaknya menampik jika e-Audiensi ini digunakan untuk menghilangkan kesan dewan malas ngantor.

"Nggak ada begitu, tetapi sebagai alternatif untuk memudahkan masyarakat. Misalnya, kemarin ada rombongan dari Nusa Penida yang datang ke sini, dikira ada dewan, tapi ternyata tidak ada karena ada tugas luar. Jadi, ini memangkas biaya dan mempercepat proses dengan memberikan kepastian," ungkapnya.

Lebih lanjut, I Gede Indra Dewa Putra menyebut bahwa audiensi untuk demonstrasi juga bisa dilakukan melalui fitur ini. "Oh bisa, bisa," tegasnya. 

Sementara itu, disebutkannya, Sekretariat DPRD Bali telah menerima lebih dari 3.000 tamu sejak Januari hingga sekarang.

"Bali selain menjadi tempat favorit kunjungan wisatawan, juga banyak menjadi tempat diskusi. Dewan setiap hari menerima banyak tamu. Hari ini saja ada tiga dewan yang datang," ujarnya. 

Banyaknya kunjungan ini juga berdampak positif pada perekonomian Bali. "Mereka yang datang pasti belanja, menginap di hotel, ada angkutan, dan membeli oleh-oleh. Jadi, paling tidak ekonomi Bali bergeliat," tambahnya. 

Dewa Putra menjelaskan bahwa ide e-Audiensi ini muncul dari fenomena yang terjadi sebelumnya.

 "Kasihan masyarakat yang datang jauh-jauh. Jadi, ini adalah salah satu alternatif yang kami buat. Selain melalui WhatsApp, resminya tetap harus ada surat," pungkasnya.

Dengan inovasi e-Audiensi, diharapkan masyarakat Bali dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD, tanpa harus terbebani jarak dan waktu.

Editor : Nyoman Suarna
#DPRD #bali #wakil rakyat #terobosan #sekretariat