BALIEXPRESS.ID- Kasus dugaan pembuhan terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali pada Jumat, 14 Juni 2024.
Korban pembunuhan itu adalah seorang nenek bernama Saodah, 84, warga Banjar Ledok, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana.
Kapolsek Pekutatan Kompol I Putu Suarmadi dikonfirmasi Jumat malam menegaskan bahwa masih melakukan penyelidikan kasus pembunuhan ini.
“Masih lidik, praduga tidak bersalah, mohon bersabar,” ujar Kompol Suarmadi, singkat.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Rahman,40,di pekarangan belakang kamar mandi rumahnya pada Jumat sekitar pukul 18.45 Wita.
Korban ditemukan dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Posisinya tertelungkup dan ditutupi karung plastik (kaping).
Atas kejadian itu, keluarga korban melapor ke Bhabinkamtibmas untuk diteruskan ke Polsek Pekutatan.
Terlepas penyelidikan pihak kepolisian, sejumlah warga menaruh kecurigaan terhadap seorang pria berinisial AF sebagai pelakunya.
Warga pun berkumpul untuk melakukan pencarian terduga pelaku AF. Puncaknya sekitar pukul 20.00 Wita, salah seorang warga melihat AF berjalan di jembatan Pulukan ke arah utara sembari membawa senjata tajam.
Informasi itupun cepat menyebar, sehingga warga dan pihak kepolisian bergegas melakukan penyisiran di lokasi dengan harapan dapat menemukan terduga pelaku.
Upaya penyisiran dan pencarian terduga pelaku baru membuahkan hasil pada Sabtu 15 Juni 2024 sekitar pukul 05.20 Wita.
Terduga pelaku pembunuhan berhasil ditemukan warga di Hotel Tin Jaya, dan langsung diserahkan ke Polsek Pekutatan untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)
Editor : I Made Mertawan