Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Luar Biasa, PKB 2024 Ajak Anak-anak Berkreasi Lewat Lomba Gender Wayang. Begini Persiapan Mereka

Kadek Danila Suri Saputri • Kamis, 20 Juni 2024 | 02:58 WIB

 

Lomba Gender Wayang Anak-anak Perwakilan 3 Duta Daerah di PKB 2024
Lomba Gender Wayang Anak-anak Perwakilan 3 Duta Daerah di PKB 2024

BALIEXPRESS.ID - Pesta Kesenian Bali XLVI tahun 2024 telah dibuka secara resmi pada 15 Juni lalu. Antusiasme masyarakat ikut serta dalam meramaikan PKB kali ini sangat luar biasa.

Selain itu, kegiatan luar biasa lainnya dalam PKB hari ini ialah penampilan tiga duta kesenian Gender Anak-anak di Kalangan Angsoka, Senin (17/06/24).

Seperti tahun lalu, masih tiga perwakilan duta yang bisa ikut berpartisipasi. Tepat pukul 10 pagi di Kalangan Angsoka, anak-anak duta perwakilan Jembrana, Badung, dan juga Bangli secara berurutan memberikan penampilan luar biasa mereka dalam sebuah gender dengan tema masing-masing.

Ketiga perwakilan duta tersebut ialah Sanggar Sekar Wangi sebagai perwakilan Kabupaten Bangli , Sanggar Bali Jani Art sebagai perwakilan Kabupaten Badung , Sanggar P Luk Jiner sebagai Perwakilan Kabupaten Jembrana.

Ketiganya beradu kebolehan lewat iringan nada yang terdengar sama, akan tetapi dengan ciri khas masing-masing gending daerahnya.

Tujuan dari diadakannya lomba Gender Wayang Anak-anak ini agar menumbuhkan semangat cinta budaya sejak kecil dan akhirnya menumbuhkan bibit-bibit baru di bidang seni.

Meskipun beberapa peserta juga mengatakan bahwa dalam proses persiapan menuju hari H sangatlah tidak mudah, mereka bangga karena pada akhirnya bisa membawakan gending mereka dengan maksimal.

"Karena kita berbanyak juga susah buat satuin jadwal, terutama mungkin kendalanya ada di gendik-gendiknya yang susah. Tapi syukurnya kita bisa," ungkap Indi, salah satu peserta perwakilan Kabupaten Badung.

Hal ini juga didukung dari penyampaian salah satu peserta putra dari Kabupaten Bangli, yang menyebut k endalanya dan kesulitannya itu di teknik.

Bagi anak-anak yang masih mengenyam pendidikan di sekolah dasar hingga SMP, gender adalah sesuatu yang baru dan memerlukan latihan serta persiapan yang matang sebagai perwakilan daerah.

Seperti yang diungkapkan dari salah satu peserta dan pembina sanggar, mereka memerlukan waktu kurang lebih 3-4 bulan untuk memaksimalkan latihan hingga hari perlombaan tiba.

Terbukti dari indahnya gending yang akhirnya melahirkan tepuk tangan meriah dari para pendukung dan penonton. ***

Editor : Y. Raharyo
#pkb 2024 #Lomba Gender Wayang Anak