BALIEXPRESS.ID-Nasib kurang beruntung dialami oleh gadis kecil bernama Ni Made Ayu Sintya Adnyani, 10 tahun.
Gadis kecil yang berasal dari Banjar Tojan Kaler, Desa Tojan Klungkung harus kehilangan satu kakinya akibat penyakit yang diderita.
Ia harus kehilangan satu kaki sebelah kanan karena penyakit kanker tulang.
Hal tersebut diungkap oleh akun @aryulangan di Instagram.
Dalam unggahannya, Ary Ulangun menginformasikan bahwa Ayu Sintya saat ini sedang terbaring lemah di rumah sakit.
Namun sayang, putri pasangan dari I Nyoman Darta dan Ni Wayan Sukanti saat ini kekurangan biaya dalam pengobatan.
Keluarga tidak memiliki biaya selama Ayu Sintya dirawat di rumah sakit karena tidak bekerja.
Baca Juga: VIRAL! Aktris Korea Buka Usaha di Bali, Niluh Djelantik Beber Legalitas Lee Yoonjin
“Keluarga tidak mempunyai biaya selama di rumah sakit karena sudah tidak bekerja untuk menjaga Sintya,”tulis keterangan akun @aryulangun.
Atas kondisi itu, melalui Yayasan 10 ribu mimpi, @aryulangun pun membuka donasi untuk meringankan biaya pengobatan Ayu Sintya.
Seperti biasa, akun tersebut mengajak masyarakat yang tersentuh hatinya untuk membantu sesama dengan cara mengirimkan langsung bantuan ke rek BRI 475801025376530 Atas nama Yayasan Sepuluh ribu mimpi atau bisa melalui e-wallet ovo/dana 085942890333.
“Atas izin Kepala adat setempat saya mohon para sahabat agar menyisihkan sedikit rejeki untuk kesembuhan Adik Sintya,” tulisnya.
Unggahan itu pun mendapat beragam respons warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Aktris Korea Buka Usaha Perhotelan di Bali, Warganet Pertanyakan Visa dan Pajak
Melalui kolom komentar, warganet menginformasikan ikut berdonasi untuk kesembuhan Ayu Sintya.
“Bli titip sedikit nggih, dumogi adik sintya disembuhkan oleh Hyang Widhi,” tulis akun @djpasyaapna_lmc dikutip pada Kamis (20/06).
“Suksma sudah menggerakkan bli, saya titip sedikit nggih, astungkara cepat sembuh dik Sintya,” tulis akun @ayusutar_.
“Semangat untuk pulih ya dik, apapun yang terjadi di masa depan, semoga kamu tidak menyerah,” jelas akun @olivemimiga.
Editor : Wiwin Meliana