Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Komang Sanjaya Sebut Rencana Koalisi dengan Golkar Tabanan Belum Deal

IGA Kusuma Yoni • Senin, 24 Juni 2024 | 15:15 WIB
Ketua DPC PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya
Ketua DPC PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya

BALIEXPRESS.ID – Menjelang Pilkada 2024, tensi politik di Kabupaten Tabanan semakin menghangat, setelah sebelumnya Partai Golkar mangkir dari rapat pembentukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, rencana Partai Golkar akan berkoalisi dengan PDIP pun kembali santer.

Terkait hal tersebut Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengaku bahwa antara pihak PDIP dan Partai Golkar memang sudah membangun komunikasi politik.

Namun belum ada kesepakatan apakah nantinya akan membentuk koalisi atau tidak untuk menghadapi Pilkada serentak yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang.

"Komunikasi politik sudah ada. Untuk deal melakukan koalisi sih belum. Selain itu tahapan Pilkada kan masih panjang sampai tanggal 27 November mendatang. Rekomendasi calon di internal juga baru turun Agustus," jelasnya beberapa waktu lalu.

Komunikasi politik yang dilakukan dengan Partai Golkar saat ini, dikatakan Sanjaya merupakan amanat dari pimpinan partai di pusat. Selain itu, tujuannya melakukan komunikasi agar semua pihak bersama-sama berkontribusi membangun Tabanan.

Kebetulan dari sisi politik, suara partai PDIP di Tabanan menjadi yang terbaik se-Bali.

Yang mana, kursi DPRD tingkat Kabupaten mencapai 31 kursi dari total 40 kursi. Atau dengan kata lain perolehan suaranya mencapai 77,5 persen," lanjutnya.

Sehingga ketika ada partai Golkar atau juga partai lain yang tidak mendapat kursi di Pemilu lalu dan jika mereka ingin membangun komunikasi politik maka pihaknya akan menyambut dengan baik.

Untuk komunikasi politik yang sudah terjalin ini, diakui Sanjaya, jika Partai Golkar lah yang menghubung dirinya untuk menjadwalkan pertemuan komunikasi politik.

"Saya sampaikan rencana tersebut ke pusat dan direspon positif, maka saya welcome. Mudah-mudah minggu-minggu ini saya ajak silaturahmi dan saling berkunjung," ungkapnya.

Menurut Sanjaya, membangun koalisi seperti orang yang sedang mencari kecocokan dengan calon pasangannya.

"Seperti kita kawin harus dilakukan lirik-lirik, curi pandang, pacaran dulu lah. Nanti siapa tau cocok ya kita kawin. Kalau tidak cocok nanti malah cerai lagi," tambahnya.

Selain mangkir dari rapat pembentukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Partai Golkar juga belum memberikan keputusan untuk bergabung dalam KIM Plus dalam mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada serentak yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang.***

Editor : Y. Raharyo
#Komang Sanjaya #pilkada tabanan #tabanan