Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Kerauhan Diduga Mewarnai Paruman Agung Pemilihan Bendesa Adat di Buleleng

Wiwin Meliana • Senin, 24 Juni 2024 | 18:18 WIB

Seorang pria paruh baya diduga kerauhan dalam paruman agung Desa Adat Alap Sari, Jinengdalem Buleleng
Seorang pria paruh baya diduga kerauhan dalam paruman agung Desa Adat Alap Sari, Jinengdalem Buleleng

BALIEXPRESS.ID-Kerauhan yang mewarnai sebuah paruman adat menjadi sorotan di media sosial.

Paruman merupakan Lembaga pengambil keputusan Desa Adat yang dihadiri oleh seluruh krama.

Dalam video yang dibagikan oleh akun @aryulangun, kerauhan dalam paruman itu terjadi dalam paruman Agung Desa Adat Alap Sari, Jinengdalem Buleleng.

Baca Juga: BRI Bawa Inovasi dan Pengalaman Transformasi Digital di Gelaran Product Development Conference 2024

Paruman dilaksanakan dalam rangkaian proses ngerajegang bendesa adat atau dalam rangkaian proses pemilihan bendesa adat atau kelian adat.

Dalam video yang dibagikan oleh akun @aryulangun pada Minggu (24/06) terlihat seorang pria paruh baya yang diduga sedang kerauhan.

Ia terlihat memberikan pitutur kepada krama yang sedang hadir dalam paruman agung tersebut.

Baca Juga: Glamping Dieng Sunrise Point; Menikmati Keindahan Dieng Membeku di Jawa Tengah, Harga Tak Beda Jauh dari Glamping Kintamani

Dengan menggunakan microphone, pria paruh baya itu tampak berbicara dengan nada tinggi dan dengan mata tertutup.

Dengan menggunakan Bahasa Bali, pria paruh baya itu menyebut agar krama desa memilih pemimpin yang tepat.

Pria paruh baya tersebut pun menyebut bahwa sosok yang ngerauhin adalah Hyang Bajra Kanda.

Dalam video terlihat sejumlah krama desa adat yang hadir tampak tenang dan mendengarkan nasehat yang diberikan oleh pria tersebut.

“Punapi niki menurut semeton,” tulis akun @aryulangun dikutip pada Senin (24/06).

Baca Juga: Glamping Dieng Sunrise Point; Menikmati Keindahan Dieng Membeku di Jawa Tengah, Harga Tak Beda Jauh dari Glamping Kintamani

Video tersebut pun mendapat beragam tanggapan oleh warganet di media sosial.

“Coba mekejang pemilihan misia kerauhan pasti seru. Pilpres, Pilkada, Pileg misi kerauhan masi pemilihne,” tulis akun @djpasyaapna_imc.

“Tekanan kejiwaan niki semeton, healing therapy bakte jeg pesu pun uneg-uneg nak lingsir niki dari alam bawah sadarnya,” tulis akun @yan_thokeyyy.

“Asan ne kene bebai be,,, hehe rahayu semeton,” tulis akun @de_ponk83.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#paruman adat #kerauhan #bendesa adat #jinengdalem