Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Mobil vs Motor yang Tewaskan Gede di Tabanan Bali, Sopir Katana Diduga Mengantuk

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 25 Juni 2024 | 17:05 WIB
Mobil Katana terguling usai kecelakaan di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin, 24 Juni 2024.
Mobil Katana terguling usai kecelakaan di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin, 24 Juni 2024.

BALIEXPRESS.ID- I Gede Keraton,59, tak tertolong usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Km 46.500, wilayah Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin, 24 Juni 2024.

Saat kecelakaan itu, Keraton mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dan membonceng I Made Mawan,58.

Sepeda motor yang dikendarai Keraton terlibat kecelakaan dengan mobil Suzuki Katana yang kemudikan oleh I Komang Suandi,53.

Katana itu mengangkut tiga penumpang, yakni Komang Trisnawati,43, Ni Ketut Niri, 65, dan Ni Nengah Sugini, 74. Seperti ini kronologi kejadiannya.

Kasatlantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan, Katana dikemudikan pria yang beralamat di Dajan Peken, Tabanan itu datang dari arah barat menuju ke timur.

Sedangkan Gede Keraton datang dari arah timur atau berlawanan dengan Katanana.

Pada saat melintasi jalan turunan landai dan tikungan ke kanan, tiba-tiba pengemudi Katana kehilangan konsentrasi.

Laju Katana DK 1084 GW itu tak terkontrol hingga kendaraan oleng ke kanan sampai melewati as jalan hingga terjadi tabrakan dengan Scoopy yang dikendarai Keraton.

Kecelakaan terjadi diduga akibat Suandi mengemudi dalam keadaan mengantuk.

Keraton, pria asal Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung ini meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke Puskesmas Selemadeg Barat. 

Sedangkan sopir Katana bersama tiga penumpang dan Mawan yang sebelumnya dibonceng Scoopy mengalami luka-luka.

Setelah sempat menjalani perawatan di Puskesmas Selemadeg Barat, mereka diperbolehkan pulang.

“Untuk korban meninggal, jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” terang Adrian saat dikonfirmasi pada Selasa, 25 Juni 2024. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #kecelakaan #tabanan