BALIEXPRESS.ID-Anggota DPR RI Nyoman Parta menyoroti timbangan yang ditemukan dalam gudang Gas LPG yang terbakar milik Sukojin.
Gudang Gas LPG yang terbakar itu berlokasi di Jalan Cargo Taman I, Denpasar, pada Minggu pagi, 9 Juni 2024 lalu.
Melalui akun media sosialnya, Nyoman Parta mempertanyakan fungsi dan kegunaan timbangan yang ditemukan dalam gudang LPG terbakar itu.
Nyoman Parta menduga kuat jika Gudang LPG milik Sukojin merupakan tempat praktik pengoplosan gas elpiji subsidi.
Hal ini lantaran pihaknya menemukan kejanggalan dalam musibah kebakaran gudang gas tersebut.
“Di Gudang LPG milik Sukojin yang dibilang illegal oleh Pertamina ditemukan ada timbangan, untuk apa ada timbangan di gudang yang terbakar itu? Ada dalam gambar video,” tulis Nyoman Parta, dikutip pada Kamis (27/06).
Baca Juga: 12 WBP di Lapas Tabanan Dilatih Jadi Kader Kesehatan, Ini Tugasnya
Lebih lanjut, Nyoman Parta menyebut bahwa tabung gas LPG yang datang dari SPBE sebelum dipasarkan sudah ditimbang dan dilakukan pemeriksaan.
Sehingga ditemukannya timbangan dalam gudang tersebut menjadi tanda tanya besar lantaran diduga kuat digunakan untuk menimbang isi gas yang dioplos.
“Perlu semeton ketahui bahwa tabung LPG yang datang dari SPBE sebelum diangkut oleh agen semua sudah ditimbang dan ada pemeriksaan secara berkala dari kantor Metrologi,” tulis Nyoman Parta.
Diberitakan sebelumnya, Polisi mengklaim kebakaran bukan karena adanya pengoplosan gas elpiji subsidi.
Baca Juga: Followers Instagram Pemain Asing Mitsuru Maruoka Ikut Naik setelah Bergabung Bali United
Menurut polisi, kebakaran karena ada kebocoran valve (tutup) gas LPG tabung 50 kg kemudian disambar percikan api dari starter mobil pikap.
Walau demikian, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menerangkan bahwa Bidang Labfor Polda Bali dan Satreskrim Polresta Denpasar mengaku tidak menemukan bukti adanya pengoplosan gas subsidi di gudang LPG terbakar yang menewaskan 18 orang karyawan itu.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Gelombang Tinggi, DTW Tanah Lot Tabanan Intensifkan Pengamanan Pantai
"Terkait masalah pengoplosan, sampai saat ini belum ditemukan alat bukti yang yang mendukung dan dari hasil Labfor nihil temuan terkait hal tersebut (pengoplosan)," tandasnya.
Editor : Wiwin Meliana