Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Selamat Jalan Tata! Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Jembatan Bonian Tabanan, Bus dan Motor Melaju dari Arah yang Sama

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 28 Juni 2024 | 22:13 WIB
Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, wilayah Kabupaten Tababan, Bali, tepatnya di jembatan Bonian pada Kamis, 27 Juni 2024.
Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, wilayah Kabupaten Tababan, Bali, tepatnya di jembatan Bonian pada Kamis, 27 Juni 2024.

BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Kali ini, seorang pengendara sepeda motor tewas terlindas bus dalam kecelakaan di Jembatan Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Kamis, 27 Juni 2024.

Korban tewas kecelakaan tersebut adalah Moch Tata Syafa'at R, 53, asal Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Ternyata, Tidak Hanya Dipukul Pakai Balok Kayu, Bule Wanita di Kuta Utara Bali Juga Dirampok

Kasatlantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizky Ramadhan membenarkan peristiwa tersebut.

Katanya, pengendara sepeda motor itu mengalami luka robek pada punggung kaki kanan dan patah paha kanan.

Korban yang saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda PCX DK 4314 ACY meninggal dunia di tempat kejadian.

Ia terlibat kecelakaan dengan Bus Hino nomor polisi L 7022 dikemudikan oleh Kuswadi, 45,asal Jawa Timur.

Adrian menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi berawal ketika kedua kendaraan ini hendak mendahului sepeda motor.

Bus yang dikemudikan Kuswadi dan sepeda motor Tata sama-sama datang dari arah barat ke timur.

Saat hendak mendahului itu, bus menyenggol sepeda motor Tata karena jarak terlalu dekat.

Tata pun terpental. Ia jatuh ke kanan hingga terlindas roda belakang bus Kuswadi. 

"Kejadiannya terjadi di as kanan jalan, atau di jalur kendaraan yang datang dari arah timur (Denpasar). Ini karena kedua kendaraan ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya," terang Adrian saat dikonfirmasi Jumat, 28 Juni 2024.

Akibat kejadian tersebut nyawa Tata tak tertolong. Sementara Kuswadi selamat dari maut.

"Proses pendalaman masih kami lakukan untuk menentukan tersangka dalam kecelakaan ini," tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #kecelakaan #tabanan