BALIEXPRESS.ID-Video Oknum Pecalang dan Pedagang yang terlibat adu mulut di Tabanan Bali juga menjadi atensi Senator DPD RI terpilih Arya Wedakarna.
Usai mendapatkan kronologi lengkap penyebab kejadian tersebut, Arya Wedakarna (AWK) pun memberikan pesan kepada Umat Hindu di Bali.
Melalui akun media sosialnya, AWK pun mengunggah kronologi kejadian penyebab adu mulut antara pedagang dan oknum pecalang yang terjadi di wilayah Banjar Adat Tanah Bang, Kediri Tabanan Bali.
Dalam unggahannya seorang warganet menyebutkan bahwa perdebatan panas itu terjadi lantaran pemilik lahan merasa tak terganggu dengan adanya pedagang yang berjualan di depan rumahnya.
Pedagang tersebut terlihat menggunakan mobil terbuka untuk berjualan dipinggir jalan yang berada di depan rumah warga setempat.
Sempat ditegur beberapa kali, namun oknum pedagang tersebut tak juga mengindahkan permintaan pemilik lahan.
Bahkan disebutkan bahwa pedagang tersebut sempat menantang pemilik lahan agar menyelesaikan masalah di luar.
Merasa terganggu, pemilik lahan pun melaporkan kejadian tersebut kepada prajuru dan pecalang banjar.
Sebelum terjadi perdebatan panas seperti dalam video yang beredar, disebutkan jika oknum pecalang telah memberitahu dengan baik-baik.
Namun hal tersebut ditanggapi dengan kasar dan emosi oleh oknum pedagang.
Diduga kata-kata kasar dari oknum pedagang perempuan memicu emosi oknum pecalang tersebut.
Terkait hal tersebut, AWK pun meminta kepada Umat Hindu di Bali untuk bersatu.
Pihaknya meminta agar umat Hindu lebih fokus dengan oknum warga pendatang yang rusuh dan juga bule nakal.
“Ngiring urus dan wanen ke pendatang rusuh, kaum radikalis dan bule bengkung,” tulis AWK, Minggu (30/06/2024).
Pihaknya meminta kepada masyarakat agar saling menyayangi sesama saudara di Bali.
“Jele melah rage meduwe, kita sudah kecil minoritas dan jangan sampai tidak bersatu,” tulisnya.
Editor : Wiwin Meliana