Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kasus Bunuh Diri di Bali Tertinggi; Ini Pertanda Kelahiran Seseorang yang Dibayangi Energi Kematian di Masalalu

Wiwin Meliana • Kamis, 4 Juli 2024 | 16:28 WIB

Jro Bayu mengungkap aksi bunuh diri dapat dipengaruhi oleh unsur kelahiran
Jro Bayu mengungkap aksi bunuh diri dapat dipengaruhi oleh unsur kelahiran

BALIEXPRESS.ID-Provinsi Bali menjadi daerah dengan kasus bunuh diri tertinggi di Indonesia.

Bahkan kasus bunuh di Bali sudah masuk dalam tahap mengakhatirkan.

Mengacu data dari Pusat Informasi Kriminal Indonesia  (Pusiknas) Polri, Bali menjadi daerah yang laporan kasus bunuh diri tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Bisa Jadi Pengganti Nasi! Berikut 5 Makanan Super yang Bermanfaat bagi Kesehatan

Sebagai ilustrasi saja, pada tahun 2023 ada 135 kasus bunuh diri yang dilaporkan kepada polisi.

Selain itu berdasar Suicidal rate (angka bunuh diri), Bali mencapai angka 3,07. 

Meski masuk sebagai daerah dengan kasus bunuh diri tinggi, namun hingga kini belum ada program konkrit dari pemerintah untuk mencegah meningkatnya kasus bunuh diri di Bali.

Terkait hal tersebut seorang penekun spiritual Jro Bayu pun melihat kasus bunuh diri dari unsur kelahiran dalam agama Hindu.

Baca Juga: Soal Banyak WNA Berulah di Bali, Pj Gubernur Mahendra Jaya:  Secara Umum Saya Bisa Nyatakan Bali Sangat Kondusif

Melalui sebuah video di akun media sosialnya, Jro Bayu mengungkap bahwa tindakan bunuh diri dari seseorang dapat dilihat dari unsur kelahirannya.

Pihaknya mengungkap apabila terdapat unsur Kala Pati yakni Wuku Tolu, Dungulan, Menail dan Dukut pada kelahiran seseorang maka ia akan dibayangi oleh energi kematian di masalalu.

“Seseorang dengan kelahiran Kala Pati akan dibayangi oleh energi kematian di masa lalu, baik energi kematian dari dalam diri maupun energi kematian disekitar lingkungan,” ungkap putra dari Jro Robinson ini, dikutip pada Kamis (04/07/2024).

Baca Juga: Bukan Sekadar Bumbu Masak, Ini 5 Manfaat Bawang Merah, Salah Satunya Bagus untuk Kesehatan Otak

Lebih lanjut Jro Bayu mengungkap bahwa seseorang yang kelahirannya mengandung unsur Kala Pati maka sering kali kehidupannya akan dibayangi oleh kesialan seperti sering mendapat musibah atau mengalami kecelakaan.

Selain unsur Kala Pati, Jro Bayu juga mengungkap bahwa orang yang kerap dibayangi energi kematian adalah orang yang lahir dengan unsur Pati.

Jika dalam kelahiran seseorang mengandung unsur Pati itu berarti dikehidupan sebelumnya, orang tersebut meninggal secara salah pati atau ulah pati.

“Unsur pati dalam kelahiran itu menandakan karma di masalalunya ia meninggal salah pati atau ulah pati,” jelasnya.

Salah pati merupakan kematian tanpa diniatkan seperti pembunuhan, kecelakaan.

Sedangkan ulah pati adalah kematian yang disebabkan atau dilakukan secara sadar oleh diri sendiri seperti bunuh diri.

Baca Juga: Suara Ledakan Kejutkan Warga di Desa Dukuh Karangasem, Bangunan Dapur Sadri Hancur

“Perbedaan dari keduanya harus mendapatkan penanganan yang luar biasa, harus dilakukan tata cara upakara adat istiadat,” jelasnya.

Selanjutnya, kasus bunuh diri dapat dipengaruhi oleh fenomena alam.

Jika seseorang lahir dengan terlilit tali pusar itu menandakan bahwa ia pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Saat seseorang lahir dengan terlilit tali pusar dan selamat maka orang tersebut dikehidupan sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri tetapi gagal atau selamat.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Mardika Jatuh ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Sidan Gianyar

Sebaliknya jika seseorang lahir dengan terlilit tali pusar namun meninggal itu menandakan bahwa orang tersebut pernah mencoba bunuh diri dan meninggal pada kehidupan sebelumnya.

“Poin dari semuanya, semua itu memberikan petunjuk dan pertanda agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama,” pungkasnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#kematian #bali #Jro Bayu #kelahiran #bunuh diri