BALIEXPRESS.ID- Ketua DPRD Badung Putu Parwata menerima audiensi dari Ambara Asram dan pengempon pura Siwam Moksa di kediamannya kawasan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (4/7/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Parwata menerima apresiasi sekaligus ucapan terima kasih berupa cendera mata patung dirinya yang diserahkan langsung oleh pendiri dan pimpinan Ambara Asram, Kadek Siwa Ambara.
Penyerahan patung ini lantaran Parwata ini dianggap berjasa dalam membantu Ambara Asram dalam melaksanakan kegiatan yoga ketawa, sehingga berhasil menyabet rekor MURI.
Kadek Siwa Ambara menyatakan, Ambara Asram dari berdiri hingga besar saat ini tidak terlepas dari peran serta Parwata.
Jadi, pihaknya datang untuk memberikan ucapan terima kasih sekaligus penghargaan atas bantuan dari politikus PDIP asal, Dalung, Kuta Utara tersebut.
“Dari awal sampai sekarang besar, dan dua kali meraih rekor MURI semua atas peran Beliau,” ungkap Ambara.
Saat ini Ambara Asram dengan yoga ketawanya telah memiliki pengikut lebih dari 30 ribu orang.
Pihaknya juga kini tengah memperbaiki Pura Siwam Moksa yang juga turut difasilitasi oleh Ketua DPRD Badung.
“Kita juga sekarang memperbaiki pura dan beliau juga sudah membantu kita. Kami mengucapkan terima kasih dari lubuk yang paling dalam mewakili peserta Yoga Ketawa yang 30 ribu peserta,” ungkapnya.
Sementara Putu Parwata mengapresiasi pengasuh Asram Yoga Ketawa dan pengempon pura yang telah dibangun.
Selaku pimpinan dewan Badung pihaknya mengaku memang harus membangun kemitraan dan hubungan yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat.
Salah satunya adalah membantu dalam hal ini membangun spiritual dengan Yoga Ketawa.
“Pada prinsipnya kami akan membantu sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-undang. Bahkan kamk sudah dapat MURI Yoga Ketawa, sudah dua kali. Luar biasa. Semoga ini bisa menjadi bagian dari kebahagiaan kita semua tidak hanya bagi lansia,tapi juga bagi kita seluruh masyarakat Badung,” jelas Parwata.
Terkait patung yang ia terima, Parwata menilai sebagai sebuah simbul ucapan terima kasih dan ikatan tali persaudaraan.
“Patung ini adalah wujud inspirasi dari persahatan yang baik dari perkumpulan ini. Bahwa kita antara yang satu dengan yang lain kita adalah saudara,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan