Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WADUH! Proyek Jalan Hotmix Pertama di Nusa Penida Senilai Rp56 Miliar Terancam Molor, Ini Alasannya

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 10 Juli 2024 | 18:37 WIB
Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika.
Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika.

BALIEXPRESS.ID - Pemerintah pusat melalui Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR akan membangun dua ruas jalan di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Proyek ini adalah bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, yang dikenal sebagai Inpres Jalan Daerah.


Proyek pembangunan dua ruas jalan tersebut memerlukan total anggaran sebesar Rp56 miliar. Ruas jalan pertama, Bunga Mekar-Pura Kalibun, sepanjang 6 kilometer, akan menggunakan struktur aspal hotmix dengan anggaran Rp36 miliar. Ruas jalan kedua, Lembongan-Klatak, sepanjang 4,5 kilometer, akan menggunakan struktur beton dengan anggaran Rp20 miliar.


Sayangnya setelah dilakukan sosialisasi pada Mei 2024 lalu, dan tender proyek sudah selesai dengan dimenangkan oleh kontraktor asal Bali, Tunas Jaya Sanur (TJS), pelaksanaan proyek tertunda karena Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) belum turun.


Penjabat (Pj) Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika menjelaskan bahwa kontrak proyek belum bisa ditandatangani sampai DIPA turun. "Begitu DIPA turun, kontrak akan ditandatangani dan proyek bisa segera dimulai," katanya. Jendrika memperkirakan DIPA akan turun pada awal Agustus sehingga proyek dapat segera dikerjakan.


Adapun ruas Jalan Lembongan-Tlaktak sepanjang 4,5 kilometer merupakan ruas jalan utama di Pulau Lembongan dengan anggaran sekitar Rp20 miliar. Jalan ini tidak akan menggunakan aspal seperti kebanyakan jalan di Nusa Penida, melainkan akan dikerjakan dengan rigid pavement atau beton, mirip dengan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra.


Sementara itu, Jalan Desa Bunga Mekar-Pura Kalibun sepanjang 6 kilometer akan dibangun dengan anggaran Rp36 miliar. Ruas jalan ini merupakan akses utama menuju destinasi wisata populer di Nusa Penida seperti Pantai Kelingking, Broken Beach, dan Angle Billabong.


Menariknya, jalan ini akan menjadi yang pertama di Kecamatan Nusa Penida yang menggunakan aspal hotmix. Dimana sebelumnya pembangunan jalan lebih banyak menggunakan aspal coldmix.


"Aspal hotmix didatangkan langsung dari daratan menggunakan kapal. Waktu pengaspalan sudah diperhitungkan agar aspal tetap dalam kondisi optimal," tambah Jendrika.

Baca Juga: Pura Dalem Kerangkeng Nusa Penida, Jadi Tempat Menghukum Roh Berdosa


Gede Martajaya, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Klungkung, memastikan secara teknis penggunaan aspal hotmix tidak ada kendala. Proses pembekuan aspal hotmix membutuhkan waktu sekitar 5 jam, sedangkan distribusi dari lokasi pembuatan ke lokasi pengaspalan memakan waktu kurang dari 5 jam.


Martajaya menambahkan bahwa kualitas aspal hotmix lebih tahan terhadap segala cuaca. "Sejak dulu kami merencanakan aspal hotmix di Nusa Penida, namun tender selalu gagal. Kali ini, karena nilai proyek besar, tender diadakan di pusat dan Kabupaten Klungkung hanya menerima hibah barang," jelas Martajaya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #ruas #tertunda #molor #dipa #klungkung #destinasi wisata #nusa penida #jalan #proyek