Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TPST Samtaku Jimbaran Bali Terbakar, Pemadam Kebakaran Ngaku Kesulitan Dapat Air untuk Padamkan Api

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 17 Juli 2024 | 19:27 WIB

 

TERBAKAR: Proses pemadaman api di TPST Samtaku, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (17/7).
TERBAKAR: Proses pemadaman api di TPST Samtaku, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (17/7).

BALIEXPRESS.ID - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku, yang berada di Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan terbakar pada Rabu (17/7). Api pertama kali terlihat di tumpukan sampah sekitar 04.30 Wita.

Alhasil kobaran api di tumpukan sampah semakin besar hingga menyulitkan pemadaman. Si jago merah pertama kali terlihat di area Gudang penimpanan sampah.

Security TPST Samtaku, Made Sudana memgaku, dirinya sempat melakukan patroli sekitar pukul 04.00 Wita.

Ia yang kemudian melihat api langsung melakukan pemadaman sendiri. Namun karena api yang sangat cepat membesar Sudana pun kewalahan.

“Sekitar pukul 04.30 Wita, saya melihat titik api mulai muncul. Saya sudah merasa tidak bisa memadamkan dengan cara manual, karena api sudah terlalu besar,” ungkapnya.

Sudana langsung menghubungi penanggung jawab gudang untuk mendapatkan bantuan. Lantas penanggung jawab gudang menghubungi petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung atau yang lebih dikenal Damkar Badung.

“Saya segera menghubungi penanggung jawab gudang dan meminta bantuan dari petugas pemadam kebakaran,” ucapnya.

Pihaknya pun mengaku, tidak mengetahui secara pasti penyebab awal munculnya api tersebut. Namun ia menuturkan jika secara tiba-tiba api muncul di tengah-tengah tumpukan sampah.

Padahal sehari sebelumnya tidak ada aktivitas di Gudang sejak pukul 16.00 Wita dan kondisi Listrik di dalam Gudang pun diakui sudah dimatikan.

Pada saat pemadaman api, beberapa karyawan juga terlihat turut membantu dalam menyelamatkan barang-barang yang bernilai ekonomis. Seperti botol dan benda lain yang dapat dijual kembali.

“Mereka kebanyakan tinggal di sekitar TPST Samtaku, sehingga mereka dapat dengan cepat memberikan bantuan saat kejadian terjadi,” jelasnya.

Danru II Badung Selatan, Damkar Badung, I Putu Suyasna yang ditemui di lokasi mengaku informasi terjadinya kebakaran diterima dari rekannya yang tugas malam. Dari informasi tersebut tim dari Pos ITDC dan Pos Pecatu Graha langsung menuju lokasi.

“Informasi yang kami terima sekitar pukul 05.40. Hingga pukul 10.30 Wita proses pemadaman masih berlangsung,” ujar Suyasna.

Pihaknya pun mengaku proses pemadaman cukup kesulitan. Sebab ada banyak sampah yang mudah terbakar.

“Kami harus mengurai sampah yang tertumpuk di dalam gudang,” ungkapnya.

Akibat sulitnya pemadaman, Suyasna menerangkan ada 11 armada yang diturunkan. Terdiri dari unit Pos ITDC, Pos Induk, Pos Dalung dan Puspem Badung masing-masing satu mobil.

Kemudian masing-masing dua unit mobil dari Pos BPD dan Majapahit. Terakhir tiga unit dadi Pos Kunti.

“Kami menghadapi kesulitan memadamkan api karena kekurangan alat berat untuk mengurai sampah yang tertumpuk di gudang. Suplai air juga menjadi kendala karena di wilayah Badung Selatan ini suplai airnya sangat kecil,” jelasnya.

Selain tumpukan sampah yang terbakar, ia menyebutkan ada mesin pemilahan yang juga dilahap si jago merah. Dalam penanganan kebakaran hingga pukul 10.30 wita masih dilakukan prose pendinginan.

“Kami kendala karena asap tebal, ada enam petugas yang menggunakan SCBA (alat bantu pernapasan). Petugas yang tidak menggunakan alat tersebut membackup di belakang agar api cepat padam,” paparnya. ***

Editor : Y. Raharyo
#tpst samtaku #damkar #Bali & Jateng Tolak Israel di Piala Dunia U-20 #badung #jimbaran