Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kepala SMAN 6 Denpasar Dipanggil Polisi, Niluh Djelantik Usul Seragam Sekolah Dibeli Mandiri

Wiwin Meliana • Jumat, 19 Juli 2024 | 16:47 WIB

Niluh Djelantik mengusulkan agar seragam sekolah dapat dibeli secara mandiri oleh orang tua siswa
Niluh Djelantik mengusulkan agar seragam sekolah dapat dibeli secara mandiri oleh orang tua siswa

BALIEXPRESS.ID-Senator RI terpilih Niluh Djelantik juga menyoroti rencana pemanggilan Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Denpasar oleh pihak polisi.

Pemanggilan Kepala SMA Negeri 6 Denpasar I Ketut Suendi oleh Polresta Denpasar buntut dari rencana pungutan siswa baru sebesar Rp 1,5 juta untuk pembelian AC di masing-masing kelas.

Baca Juga: Polisi Panggil Kepsek SMAN 6 Denpasar Buntut Rencana Pungutan Pembelian AC, AWK: Lanjutkan ke Sekolah Lain

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengungkap bahwa pemanggilan I Ketut Suendi bertujuan untuk klarifikasi terkait berita viral pungutan siswa baru untuk pengadaan AC di masing-masing kelas.

Menanggapi hal tersebut, Niluh Djelantik menyebut bahwa reformasi dalam dunia Pendidikan seharusnya dilakukan untuk melahirkan lulusan yang siap bertarung di masa depan.

“Reformasi sistem penerimaan siswa, zonasi, biaya/pungutan, beban kerja guru di duni Pendidikan,” tulis Niluh Djelantik melalui akun media sosilanya dikutip pada Jumat (19/07/2024).

Baca Juga: Selain Barang Bukti Shabu, Benda Ini Juga Dimusnahkan Kejari Klungkung

Niluh Djelantik berharap agar hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi pemegang kebijakan institusi Pendidikan untuk memperhatikan kesejehateraan guru dan staff sehingga memberikan yang terbaik untuk siswanya.

Begitu juga dengan para orang tua murid yang bekerja pontang-panting mencari nafkah dmei keluarga.

“Jika ketiga hal tersebut terlaksana dengan baik maka generasi emas 2045 bukan Cuma sekedar slogan belaka,” tulis Niluh Djelantik.

Niluh Djelantik juga memberi masukan agar orang tua siswa dapat diberi kebebasan membeli seragam sekolah untuk anak-anak mereka.

“Atau jika sekolah menyediakan harga harus fair dan bisa dibandingkan dengan seragam yang tersedia secara online,” tulisnya.

Baca Juga: NYESEK! Dali Wassink Meninggal Jelang Ulang Tahun Jennifer Coppen; Harusnya Kita Rayain Bersama

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengungkap bahwa pemanggilan I Ketut Suendi bertujuan untuk klarifikasi terkait berita viral pungutan siswa baru untuk pengadaan AC di masing-masing kelas.

Suendi mengakui mendapatkan panggilan dari Polresta Denpasar. Pemanggilan itu, kata dia, untuk mengklarifikasi terkait pungutan tersebut.

Nantinya, Suendi bakal menggandeng Komite SMAN 6 Denpasar untuk melakukan klarifikasi. Sebab, rencana pungutan itu juga melibatkan pihak komite.

 

Editor : Wiwin Meliana
#seragam sekolah #ac #Pungutan #SMA NEGERI 6 Denpasar #Niluh Djelantik